Rafei : Memulai Usaha dari Garasi Mobil Hingga Miliki Omzet Puluhan Juta

Menjadi pengusaha merupakan keinginan banyak orang . Namun, terkadang banyak orang yang hanya bermimpi besar tetapi sulit untuk merealisasikannya. Seperti bapak satu anak ini, diusiannya yang masih terbilang muda dia sudah mampu memiliki usaha sendiri.

Rafei memulai usahanya pada tahun 2013, dan usaha yang pertama di gelutinya adalah berjualan sosis bakar. Sebelumnya pada saat itu bisnis tersebut belum banyak dilirik oleh masyarakat , ide berjualan sosis bakar pun Fey dapatkan dari kunjuangannya ke kota kembang yang menjadi inspirasi untuk berjualan di tempat tinggalnya. Bermodal Rp 10 juta dia membeli peralatan yang di butuhkan seperti kompor , banner, dan bahan- bahan untuk membuka usahanya dengan menggunakan tenda .

Dia mulai berjualan dari setiap event ke event di Kota Serang. Awal tahun 2014 dia memberanikan diri untuk menyewa satu los kios di Pondok Kuliner Tiara di daerah Cinanggung Kota Serang. Semakin hari pelangannya pun semakin banyak, hingga akhirnya Fei memutuskan untuk menjual bahan baku dari jualan sosis bakar, sampai saat ini dia menjadi salah satu agen menjual berbagai macam makanan beku ( Frozen Food). Untuk mendapatkan bahan baku tersebut sanggat muda bagi Fei, karena sejak awal berjualan sudah memiliki pabrik langganan penyuplai bahan baku jualannya .

“Awalnya saya hanya niat jual sosis bakar yang saya buat sendiri. Namun, kebanyakan pembeli ingin membeli sosis yang masih mentah untuk bisa di jual kembali. Akhirnya saya ambil barang- barang dari pakbrik untuk saya jual lagi. Tadinya saya berjualan di garasi mobil rumah orang tua tapi sekarang saya sudah memiliki ruko sendiri, ” ujarnya.

Toko pertama Fei di buka pada bulan Desember tahun 2015 berada di Jl. Trip Jamaksari Cinanggung, Kota Serang. Kemudian pada tahun 2016 tepatnya bulan Agustus toko kedua pun resmi di buka yang berlokasi di Ciekek Pandeglang. Kedua toko tersebut hanya melayani pembelian eceran atau untuk komsumsi sehari-hari. Sementara satu toko yang beradi di Cigabus Kota Serang khusus melayani untuk pembelian grosir. Sampai saat ini dirinya telah bekerjasama dengan lebih dari 30 pabrik makanan beku olahan di Indonesia.

Dari penghasilan ketiga tokonya tersebut, dia memiliki cita-cita untuk memperluas usahanya hingga ke daerah Kota Cilegon. “Rencananya, di tahun ini saya akan membuka satu cabang baru di Cilegon,” katanya. Karena menurutnya, bisnis ini merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan di jaman yang serba praktis ini. “Ini bisa lebih memudahkan bagi ibu rumah tangga yang sedikit repot mengurus anaknya. Jadi kan tinggal goreng aja tuh, praktis,” kata Fei.

Dia menjual makanan beku tersebut, mulai dari Rp 20.000 sampai Rp 55.000 per bungkusnya. Dengan banyaknya pelanggan dan reseller di tokonya, Fei bisa mendapatkan omzet hingga Rp 50 juta dalam satu hari. Kesuksesan yang dicapai oleh Fei termotivasi dari kuotasi yang dimilikinya, yakni “Jangan takut untuk memulai usaha, karena rejeki itu sudah dijamin dan kita tidak akan kelaparan. Kita berhenti bekerja untuk memulai usaha, tidak perlu pesimis, karena cicak saja yang tidak bisa terbang bisa memakan nyamuk yang bisa terbang. Jangan pernah takut untuk memulai usaha diusia muda,” pesan motivasi Rafei. (SBS/Hose)

You might also like
Comments
Loading...