Prof Syibli Syarjaya Jabat Rektor Universitas Mathlaul Anwar

Menes, Satubanten.com – Kampus Universitas Mathlaul Anwar (UNMA) mulai berbenah. Hal ini ditandai dengan pergantian rektor yang terkesan mendadak. Mantan Rektor IAIN Serang (kini UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten) Prof Dr HE Syibli Syarjaya dikukuhkan menjadi Rektor Unma Banten Periode 2020-2024, Selasa (30/6).

Syibli menggantikan Prof Dr Sutarman yang masa jabatannya seharusnya hingga tahun 2022. Pengukuhan digelar sederhana dan khidmat dihadiri oleh Ketua Pengurus Besar Mathla’ul Anwar KH Sadeli Karim, Ketua Badan Pelaksana Harian Universitas Mathla’ul Anwar (PBMA), wakil rektor, dekanat serta tamu undangan.

Ketua Pengurus Besar MA KH Sadeli Karim menyatakan, pengukuhan rektor baru ini berdasarkan Surat Keputusan PBMA Nomor 328 tahun 2020. Ia berharap penuh prof Dr HE Syibli Syarjaya bisa membuat Unma lebih baik.

“Latar belakang Prof Syibli yang sudah mengetahui kondisi UNMA dan beliau juga salah satu pendiri STISMA (cikal bakal UNMA),” ungkap Sadeli.

Sementara itu, Syibli dalam sambutannya meminta dukungan kepada semua civitas serta meminta semua dekan, dosen, dan mahasiswa bersinergi agar semua PR bisa teratasi untuk UNMA ke depan lebih maju.

“Membangun kampus yang maju memerlukan kerjasama dan kekompakan seluruh civitas. Mari kita wujudkan Unma sebagai PT yang bisa bersaing di kancah global,” ujar Syibli.

Sementara itu, agenda pergantian rektor Universitas Mathlaul Anwar Banten sempat diwarnai demo oleh mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UNMA Banten, di Halaman Gedung Rektorat UNMA saat prosesi pelantikan berlangsung.

Korlap Aksi KBM UNMA, Kiki Badrul Haqiqi merasa kecewa dengan pimpinan kampus, karena tidak melibatkan mahasiswa dalam pergantian rektor.

“Hari ini kami aksi kembali menindaklanjuti aspirasi beberapa waktu lalu. Kita menunggu pihak kampus biasa menindaklanjuti tuntutan kami. Apalagi hasil rapat kampus menyatakan proses pergantian rektor akan melibatkan KBM. Namun, tidak ada lanjutannya,” ujarnya. (SBS)

You might also like
Comments
Loading...