Pos Pantau Anak Gunung Krakatau Datangkan Tim dari Bandung

Pandeglang (23/12/2014) Satubanten.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga saat ini mengungkapkan bahwa gelombang tinggi atau tsunami yang menerjang daerah Kabupaten Pandeglang, Anyer dan Lampung Selatan disebabkan oleh longsor bawah laut dari struktur Gunung Anak Krakatau (GAK). Sebab tersebut hingga saat ini belum bisa dipastikan atau dikonfirmasi karena keterbatasan akses dan buruknya cuaca.

Sementara itu Windi Cahya selaku petugas jaga di Pos Pantau GAK Pasauran mengungkapkan bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga saat ini belum menunjukkan adanya kenaikan.

“Kalau aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga saat ini memang belum ada kenaikan, masih sama seperti sebelumnya yakni Waspada atau di Level II. KIta juga belum tahu terkait keterangan dari BMKG tersebut karena kan siapa yang bisa ngecek juga sampe ke bawah gunung,” tutur windi saat ditemui tim Satu Banten News.

Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di lokasi Desa Pasauran, Cinangka, Kabupaten Serang tersebut merupakan salah satu pos pantau yang menjadi acuan di antara pos pantau lain, yakni yang berada di Lampung. Hal ini disebabkan karena detektor yang terkoneksi di dengan Pos Pantau Lampung mengalami kerusakan karena adanya aliran material vulkanik yang mengenai sensor tersebut.

“Kalau yang dari Lampung itu justeru tidak bisa karena sensornya kan di kerak kedua itu rusak karena kena lelehan material vulkanik. Jadi kalau untuk data biasanya yang dari Lampung juga mengacu kesini,” imbuh Windi.

Hingga pernyataan resmi dari BMKG dikeluarkan, Windi mengatakan bahwa pihaknya belum kembali melakukan kontak. Komunikasi terkahir terjadi pada Minggu (23/12) pukul 23.00. Untuk menganalisa keadaan lebih lanjut pihaknya mengatakan bahwa tim dari Bandung akan didatangkan.

“Hingga saat ini kita masih menunggu tim dari Bandung untuk dapat membantu menganalisa sebab dari bencana yang semalam terjadi. Tadi pagi jam 9 sudah berangkat, kemungkinan seore nanti sudah sampai disini,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...