Polres Pandeglang Respon Cepat, Penembak Burung Langka Yang Viral di Medsos Berhasil Diamankan.

Pandeglang (26/07/2019), Satubanten.com – Berkat Informasi dan doa Netizen, Polres Pandeglang merespon cepat postingan tentang penembakan Burung Garuda atau Elang Jawa, Rabu ((24/07). Penembakan tersebut dilakukan oleh pelaku di Kampung Cibuluh, Desa/Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono menyebutkan bahwa ini merupakan keberhasilan anggota Polres Pandeglang dalam mengamankan pelaku pembunuhan terhadap Hewan Langka, burung Elang Jawa. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat Netizen yang selalu memberikan masukan masukan positif.

“Alhamdulillah, keberhasilan ini semua berkat informasi dari warga Netizen yang banyak mengecam aksi tersebut dan doa dari masyarakat khususnya Netizen yang meminta Polri segera tindak lanjut perbuatan oleh tersangka,” kata Indra kepada awak media, Jum’at (26/07)

Menurut keterangan Indra, tersangka yang berhasil diamankan berinisial JM alias AZ (17) remaja asal Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. Tersangka diamankan atas informasi masyarakat dan laporan polisi LP/08/VII/2019/Banten/Res Pandeglang/Sek Cikeusik, tanggal 25 Juli 2019.

Penembakan terhadap Elang Jawa tersebut berawal dari hobi pelaku yaitu berburu hewan dengan senapan angin miliknya. Saat pelaku pulang dari sawah dengan membawa senapan angin, kemudian melihat seekor  burung yang diduga burung Garuda / Elang Jawa. Satwa ini merupakan Satwa yang dilindungi pemerintah. Namun ketika burung tersebut sedang hinggap di salah satu dahan pohon, pelaku tanpa pikir panjang dan langsung menembak burung tersebut hingga tewas.

Foto Pelaku Penembakan Burung Garuda

Pelaku kemudian melakukan foto selfi dengan objek foto burung yang sudah mati dengan dua sayap dibentangkan menggunakan kedua tangan pelaku. Burung hasil buruan tersebut kemudian dimasak dengan cara dipanggang dan dimakannya sendiri.

“Pelaku memposting foto selfinya dengan obyek burung tersebut ke media facebook dengan akun atas nama Azam Panglima Kumbang dan caption hobiku adalah bidikan yang paling tepat Burung Garuda,” imbuhnya.

Saat Ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Pandeglang, untuk mempertanggung jawabkan tindakannya. Pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik terus dilakukan untuk mengetahui motif pelaku.

“Diduga JM melanggar Pasal 21 ayat 2 a jo pasal 40 ayat 2 Undang-undang No. 5 tahun 1990 tentang Koservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 100 Juta,” pungkasnya. (IBC/SBS032/RPS)

You might also like
Comments
Loading...