Polres Lebak Tetapkan Ibu Penganiaya Bayi Sebagai Tersangka

Rangkasbitung, SatuBanten – Polres Lebak akhirnya menetapkan wanita muda bertato berinisial PS (28) terkait kasus kekerasan terhadap bayi berusia sekitar 1 bulan sebagai tersangka. Aksi kekerasan PS viral setelah videonya beredar.

“Satreskrim Polres Lebak mengungkap tindak pidana melakukan kekerasan dalam rumah tangga dan atau kekerasan fisik terhadap anak di bawah umur,” kata Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Indik Rusmono dalam keterangannya, Jumat (4/6/2021).

Lebih lanjut Indik menjelaskan, bayi mungil tersebut merupakan anak PS. Kekerasan yang dilakukan warga Rangkasbitung, Lebak itu dipicu karena cekcok dengan suaminya, IR, di rumah kontrakan mereka, di Bojongleles, Cibadak, Lebak, pada Sabtu (30/5/2021).

Akibat cekcok itu, IR lalu pergi meninggalkan kontrakan dan tak pulang hingga keesokan harinya. Hal itu membuat PS emosi dan melampiaskannya kepada buah hati mereka. Video kekesalan yang direkam PES lalu dikirim ke suaminya hingga akhirnya viral di media sosial.

“Pelaku saat ini sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan,” ucap Indik.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, PES dikenakan Pasal 44 ayat 1 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dan atau Pasal 76C jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

PS tega menganiaya bayi yang diperkirakan masih berusia sekitar 1 bulan. Aksi PS viral setelah videonya beredar. Di video tersebut, wanita bertato itu nampak menunjukkan kekesalannya sambil mencubit pipi hingga menampar sang bayi sambil melontarkan ucapan kasar.

“Bapak dia a****g kesrek (Bapak kamu a****g,” ucap PS dalam videonya. (**)

You might also like
Comments
Loading...