Polres Cilegon Gerebek Lokasi Pembuatan Miras Oplosan

Cilegon (09/11/2018) Satubanten.com – Satreskrim Polres Cilegon menggerebek rumah indekos yang digunakan untuk mengoplos minuman keras ( Miras ). Saat dibekuk, pelaku tengah meracik miras oplosan. itu biasa dijual oleh pelaku di tempat hiburan malam di wilayah Cilegon dan Serang.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengoplos miras ilegal tersebut kemudian dikemas dalam bentuk berbagai macam merk ternama mulai dari Black Label, Civas Regal hingga Vodka. Hasil kemasan tersebut kemudian dijual oleh pelaku di tempat hiburan malam di wilayah Cilegon dan Serang. Para pelaku mengaku sudah melakukan praktik itu sejak empat tahun lalu.

“Informasi awal dari masyarakat kemudian diperdalam sama anggota kurang lebih satu minggu koordinasi dengan pelapor juga kemudian didapati di sebuah kos-kosan. Memang kos-kosan itu baru sekitar satu minggu, mereka itu sistemnya pindah-pindah,” ujar Wakapolres Cilegon Kompol Fredya Triharbakti kepada wartawan, Kamis (8/11) seperti dilansir dari laman resmi Humas Polda Banten

Wakapolres mengungkapkan, saat dilakukan penggerebekan, para pelaku tertangkap tangan sedang meracik miras oplosan menggunakan campuran alkohol dan minuman ringan. Wakapolres menyebut, minuman itu 100 persen menggunakan alkohol murni yang biasa diperjualbelikan di dunia medis.

Tim Satreskrim Polres Cilegon mengamankan 5 orang dalam penggerebakan tersebut. Satu orang bertindak sebagai bos, satu sebagai marketing dan tiga orang sebagai peracik sekaligus pengoplos. “Yang ditangkap ada 5 orang, yang pertama itu bosnya kemudian yang satu marketing, dan ketiga pengplos dan peracik,” tuturnya.

Modus operandi pelaku menjalankan bisnisnya adalah dengan cara proses jual secara on the spot, saat ada orang minta dikirim maka marketing langsung meluncur ke lokasi. Adapun satu botol miras oplosan dijual oleh pelaku seharga Rp50-120 ribu perbotol. Sedangkan, mereka hanya bermodal kurang dari Rp25 ribu per botol. (SBS02/Bidhumas)

You might also like
Comments
Loading...