Polres Cilegon Galakkan Operasi, Guna Minimalisir Laka Lantas

Selasa, 4 September 2018

Kepolisian Kota Cilegon kembali menggalakkan operasi. Beberapa mobil dan motor turut diamankan. Bebepera pekan sebelumnya kepolisian berhasil mengungkap 2 jaringan pencurian.

Satubanten.com –  Satlantas Polres Cilegon kembali menggelar razia pada hari Selasa (04/09). Kali ini razia dilakukan gabungan antara Polres Kota Cilegon dengan Dinas Perhubungan Kota Cilegon. Razia kali diadakan serentak di berbagai wilayah di Banten dengan kode Operasi Cipta kondisi.

Dalam sehari, operasi bahkan dilakukan hingga 2 kali. Operasi razia pertama dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB di lapangan Sumampir. Razia atau operasi kedua dilakukan di Landmark Kota Cilegon sekitar pukul 13.00 WIB.

Operasi ini dilakukan Polres Kota Cilegon memngingat maraknya kasus laka lantas yang terjadi di berbagai daerah terutama di ruas jalan Serang dan Cilegon. Selain kecelakaan, kasus pencurian sepeda motor juga makin marak terjadi di Kota Cilegon.

Beberapa hari sebelumnya, Satlantas Polres Kota Cilegon juga menggelar razia di tempat yang sama yakni di Landmark Kota Cilegon. Bedanya operasi yang dilakukan pada hari Sabtu (1/09) tersebut dilakukan pada pukul 21.00 WIB sampai pukul 22.30 WIB.

Baca Juga : Polres Cilegon Amankan 7 Pelaku Ranmor

Dalam operasi yang bertajuk Cipta Kondisi tersebut, sedikitnya 40 motor dan 2 mobil turut diamankan. Mobil dan Motor tersebut adalah milik pengendara yang kedapatan memasang modofikasi yang tdak sesuai atau mereka yang tidak membawa surat lengkap saat berkendara. Seperti dilansir dari BCO, dalam operasi tersebut sebanyak 38 personil ditugaskan untuk mengawal operasi Cipta Kondisi tersebut.

“Kalau tadi kita ada 38 personil, tujuannya dari operasi ini supaya masyarakat khususnya Cilegon, mereka tertib berlalu lintas juga untuk menekan angka laka lantas,” kata Kanit Turjawali.

Selain angka laka lantas yang tinggi, daerah Serang dan Cilegon saat ini sedang dalam kondisi rawan pencurian kendaraan bermotor dan mobil. Maka melalui operasi semacam ini, diharapkan mampu menjadi solusi bagi dua masalah yang kini meresahkan warga tersebut.

Beberapa pekan sebelumnya, pihak Kepolisian juga mengadakan operasi terhadap kasus pencurian sepeda motor. Dalam seminggu, akhirnya 2 jaringan pencurian bermotor dapat diamankan beserta 47 sepeda motor sebagai barang bukti. Jaringan ini rupanya telah beroperasi di lebih dari 48 TKP di Cilegon dan 7 TKP di luar Cilegon yakni di daerah Pandeglang dan perbatasan Anyer – Cinangka.

*Lihat tulisan lain dari Imam B. Carito atau jika ingin membaca artikel lain tentang Kota Cilegon

You might also like
Comments
Loading...