Polisi Bekuk Dua Orang Pengedar Uang Palsu

Pandeglang, (22/11/14) SatuBanten – Dua tersangka pengedar uang palsu (Upal) ditangkap polisi pada Sabtu (22/11) sekira pukul 04.00 WIB. Dua lelaki asal Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, itu disergap ketika berada di rumah M Rahadian Fajar Latufiha di Kampung Kadu Hejo, Desa Sukasari, Kecamatan Kadu Hejo, Kabupaten Pandeglang.

Dua lelaki asal Kabupaten Lebak yang ditangkap anggota Polsek Banjar bernama Supardi dan Warim. Sementara, M Rahadian Fajar Latufiha diposisikan sebagai korban. Barang bukti yang disita, uang kertas asli pecahan rupiah milik M Rahadian Fajar Latufiha sebesar Rp2,5 juta, 200 lembar upal pecahan 100 dolar, dan sebuah mobil Toyota Avanza warna hitam Nopol B 1710 NKI yang digunakan tersangka.

Kapolsek Banjar, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Mariyo menyatakan, modus kejahatan yang disangkakan kepada Supardi dan Warim adalah ritual penggandaan uang. “Modus kedua pelaku menggandakan uang, baik rupiah atau pun dolar. Salah satu korbannya, M Rahadian itu. Kedua pelaku mengaku, bisa menggandakan uang. Pelaku dikenai Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP tentang penipuan. Ancaman hukumannya, empat tahun penjara. Kasusnya masih didalami,” katanya.

Salah satu tersangka, Supardi, mengaku bahwa kejahatan yang dituduhkan kepadanya itu baru kali pertama dia lakukan. Dia berdalih menolong korban yang terlilit utang. “Saya menyesal, ternyata tidak baik. Saya pasrah,” tuturnya menundukkan kepala.  (BSB/005)

You might also like
Comments
Loading...