PMI Cilegon Terus Gulirkan Donasi untuk Korban Gempa dan Tsunami

Cilegon (19/11/2019), Satubanten.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon masih terus membuka kanal donasi untuk korban gempa Lombok dan Tsunami yang menerjang daerah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Hingga Senin (19/11) PMI terbukti masih menerima bantuan berupa uang tunai antara lain dari Satpol PP Kota Cilegon sebesar Rp. 1 juta  dan dari Dinas UKM dan Koperasi Kota Cilegon sebesar Rp. 500 ribu. Bantuan donasi tersebut diserahkan langsung di Markas PMI Kota Cilegon.

“Terima kasih atas bantuan dan kepercayaannya menyalurkan bantuan melalui PMI Kota Cilegon, semoga menjadi ladang amal dan tentunya bermanfaat untuk membantu saudara kita yang terkena musibah gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah,” tutur Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Samsul saat menerima bantuan donasi tersebut.

Beberapa waktu yang lalu, PMI Kota Cilegon juga dipercaya untuk menyalurkan bantuan donasi dari Pemerintah Kota Cilegon sebesar Rp. 2,2 miliar. Dana tersebut merupakan hasil kolektif dari bantuan masyarakat Kota Cilegon, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan dari kalangan Industri di Kota Cilegon. Bantuan tersebut lalu diserahterimakan oleh Plt. Walikota Cilegon, Edi ariadi di Aula Setda Kota Cilegon, Kamis (15/11).

Dalam kesempatan tersebut, Edi menyampaikan rasa terima kasih yang besar atas partisipasi dan kepedulian masyarakat bagi warga yang mengalami bencana. Selanjutnya Edi mengatakan bahwa bantuan tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan yang mengalami kerusakan.

“Bantuan tersebut sudah kita sasarkan untuk pembangunan sarana pendidikan (SD Negeri), pembangunan sarana keagamaan (mushola), pembangunan sarana pendidikan (PAUD), dan bantuan peralatan nelayan (livelihood),” tutur Edi dalam seperti dikutip Detik Banten.

Melalui kanal donasi yang dibukanya, PMI Kota Cilegon sendiri hingga akhir bulan Oktober lalu telah mengumpulkan total donasi hingga Rp. 2 Miliar. Donasi tersebut terkumpul dari berbaai lapisan masyarakat Kota Cilegon Rp. 485 juta ditambah dengan donasi dari PT Krakatau Posco sebesar Rp. 1,5 miliar serta beberapa perusahaan lain yang menyalurkan langsung kepada PMI Kota Cilegon.

Hingga saat ini, tanah yang mengalami luquifaksi akibat gempa dan tsunami di Sulwesi Tengah sudah dalam proses perataan kembali. Sedangkan masyarakat yang kehilangan tempat tingganya masih menetap di tenda-tenda pengungsian. Gempa susulan relatif sudah tidak terjadi dalam rentang waktu yang dekat, hanya gempa kecil terkahir pada 3 November dengan Magnitudo 5,4.

Sementara itu Presiden Joko Widodo telah menyerahkan bantuan stimulant untuk pembangunan kembali rumah wakga yang mengalami kerusakan. Untuk hal tersebut kementerian PUPR mengatakan bahwa bantuan tersebut akan diserahkan kepada Kolompok Masyarakat agar distribusinya bisa lebih efektif, efisien dan tepat sasaran. Kementerian PUPR juga menyarankan agar masyarakat mengutamakan pembangunan rymah berteknologi tahan gempa baik Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA), Rumah Instan Kayu (RIKA), Rumah Kayu dan Konvesional (RIKO).

 

Ditulis oleh : Imam B. Carito

Diedit oleh : SBS032

*Baca tulisan lain Imam B. Carito atau artikel lain tentang PMI Kota Cilegon atau Gempa dan Tsunami.

You might also like
Comments
Loading...