Persaingan Menuju Tangsel-1 Makin Panas

Ciputat, satubanten.com – Persaingan menuju kursi nomor satu di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin memanas jelang perhelatan Pilkada serentak 2020 ini. Persaingan ketat antar bakal calon (balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel pun telah dimulai seiring penempatan partai politik terkait kandidatnya yang akan bertarung di Pilkada 2020 Kota Tangsel.

Tiga nama pun telah bermunuculan dengan label partai politik pendukung seperti Benyamin Davnie – Pilar Saga Ichsan (Ben-Pilar) yang didukung Partai Golkar. Kemudian, Siti Nur Azizah yang telah mendapat restu dari Partai Demokrat, dan Muhamad yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel yang telah mendapat dukungan dari PSI.

Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno mengatakan munculnya tiga nama kandidat dalam Pilkada 2020 Kota Tangsel itu dimaknai sebagai pertarungan antar gerbong dinasti, dan non dinasti.

Menurutnya gerbong dinasti lebih merujuk kepada pasangan Benyamin – Pilar.
Pasalnya, Ben yang disandingkan dengan Pilar merupakan anak dari Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah yang tak lain adalah keponakan dari terpidana kasus korupsi Ratu Atut Chosiyah dan telah mendapat rekomendasi dari Partai Golkar sebagai pemegang kursi terbanyak di Kota Tangsel.

Sedangkan lawannya akan merujuk pada kandidat Muhamad atau Siti Nur Azizah.

“Pertama harus dipastikan dulu siapa partai-partai yang mendukung tiga kandidat itu, kalau Ben-Pilar bisa maju sendiri kan itu jelas bisa daftar. Kalau Muhamad sejauh ini yang terendus PSI dan PDI-P cukup lah,” kata Adi, Selasa (2/6/2020).

Saat ini PKS terindikasi sudah merapat dengan Siti Nur Azizah dengan kandidatnya Ruhamaben.

“Ruhamaben merupakan politisi kawakan lulusan luar negeri yang coba disandingkan dengan Nur Azizah,” ujarnya.

Persaingan ini akan memanas jika Muhamad mendapat tiket pilkada dari PSI dan PDI-P sehingga akan memunculkan tiga pasang kandidat yang menjadi pilihan warga Tangsel. (Ero/SBS)

You might also like
Comments
Loading...