Permainan Tradisional Indonesia

Oleh : Hury Arsyil Aini, Mahasiswi UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten

Serang (11/07/2019) SatuBanten. News – Indonesia terkenal dengan budayanya yang beraneka ragam. Salah satunya ialah permainan tradisional yang bermacam-macam. Hampir setiap daerah di Indonesia mempunyai permainan khas di daerahnya tersendiri. Misalnya di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, Sunda dan daerah-daerah lainnya.

Namun sekarang permainan tersebut sudah jarang sekali dimainkan oleh anak-anak. Anak-anak zaman sekarang lebih memilih bermain dengan gadgetnya masing-masing dan mereka lebih senang bermain di dalam rumah dibanding bermain dengan teman-teman sebayanya.

Di tahun 90an, baik anak-anak maupun orang dewasa lebih memilih bermain secara tradisional. Namun memori bermain bersama teman-teman dengan cara seperti itu tentunya akan lebih diingat sampai mereka tua nanti. Untuk itu mari kita sedikit bernostalgia tentang permainan tradisional ini ya :

1. Permainan Petak Umpet
Permainan ini dilakukan oleh 2 orang lebih, cara bermainnya yaitu diawali dengan hompimpa. Jika tersisa satu orang maka dia disebut ‘kucing’, dan yang lainnya bersembunyi.

Kucing ini bertugas untuk mencari orang-orang yang bersembunyi. Jika si kucing ini sedang lengah, maka yang lain bergegas ke benteng si kucing dan berteriak ‘inglo!’, maka kucing tetap mencari orang-orang yang lainnya.

Jika si kucing berhasil menemukan satu orang, maka orang tersebut menjadi kucing. Permainan ini biasanya dilakukan siang hari, jarang sekali anak-anak yang melakukannya pada sore hari karena biasnya orang tua mereka melarang anaknya untuk bermain disore hari.

2. Permainan Gundu atau Kelereng
Gundu adalah kelereng yang bentuknya seperti kaca namun bulat yang didalamnya terkadang ada motifnya. Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak laki-laki berjumlah dua sampai tujuh orang.

Cara bermain gundu cukup mudah, yaitu dengan cara menyentil gundu yang kita punya ke gundu lawan. Jika gundu kita mengenai gundu lawan, maka itu menjadi milik kita. Sayangnya saat ini jarang sekali menemukan anak-anak yang masih bermain gundu.

3. Permainan Lompat Tali
Permainan tradisional ini adalah salah satu permainan yang digemari anak perempuan. Lompat tali bisa menggunakan karet atau tali biasa. Cara membuat tali menggunakan karet yaitu dengan menyambungkannya satu persatu hingga panjang lalu ujungnya diikat. Permainan ini biasanya dilakukan oleh 2 orang sampai 10 orang. Dua orang menjaga ujung talinya agar tidak putus.

Cara bermainnya adalah tali diletakkan di paling bawah (biasanya di lutut) lalu kita melompati tali itu. Jika kamu gagal melewati talinya maka kamu harus menunggu giliran terakhir dan mengulang dari awal. Setelah itu tali di arahkan dari bawah hinggal ke kepala, dan kita harus melompatinya. Dan yang menang dalam permainan boleh menyuruh yang kalah untuk melakukan apa saja tetapi tidak boleh yang aneh-aneh.

4. Permainan Boi-Boi an
Permainan ini sering dijumpai di beberapa daerah. Permainan ini dilakukan oleh lima sampai sepuluh orang, cara memainkan nya yaitu dengan menyusun lempengan batu, lalu siapkan bola kecil yang dibuat dari kertas atau bola kasti.

Setelah itu salah satu pemain melempar bola ke tumpukkan batu tersebut. Apabila tumpukkan tersebut roboh, maka penjaga wajib mengambil bola dan dilemparkan ke pemain lainnya. Nah itulah beberpa jenis permainan tradisional yang pernah populer pada masanya. Sebutan untuk permainan diatas mungkin saja berbeda disetiap daerahnya, jika ada kesalahan silahkan berikan kritik dan sarannya. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...