KAMMI Daerah Serang Perluas Ekspansi Gerakan melalui Muskom KAMMI UIN SMH Banten XX

Serang (09/02/2020) SatuBanten.com – Pengurus Komisariat (PK) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) UIN SMH Banten sukses menyelenggarakan Musyawarah Komisariat XX, yang berlangsung selama dua hari Sabtu-Minggu berlokasi di Saung Galih, Kecamatan Kasemen Kota Serang berlangsung lancar dan khidmat.

Uniknya pada Muskom kali ini, terdapat terobosan baru KAMMI UIN yang melakukan pemekaran wilayah organisasi. Muskom yang dibuka langsung oleh Ketua Umum KAMMI Daerah (Kammda) Serang Muhammad Furqon, juga hadir para tamu undangan dari kampus-kampus se-Kota Serang.

Dalam proses berjalannya Musyawarah, pada pembahasan akhir menghasilkan keputusan yang menetapkan Nuriman semester 6 jurusan HTN terpilih sebagai Ketua Umum KAMMI UIN SMH Banten periode 2020 yang menggantikan Gugun Gunawan.

Pada Muskom XX menjadi tonggak sejarah baru KAMMI UIN dikarenakan setelah 20 tahun berdiri akhirnya memutuskan untuk melakukan pemekaran wilayah organisasi untuk Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Sebagai Ketua Umum terpilih, Mia Yunarsih semester 6 jurusan PGMI diberikan amanah untuk memimpin kepengurusan baru tersebut.

Nama dari KAMMI komisariat yang terletak di kampus 2 UIN SMH Banten ialah PK KAMMI Al-Bantany.

“Harapannya setelah deklarasi KAMMI Komisariat yang baru saja terbentuk, menginginkan PK KAMMI Al-Bantany menjadi Laboratorium, pengembangan dan pemberdayaan kader-kader,” ujar Furqon Minggu, (09/02).

Dengan di deklarasikannya KAMMI komisariat Al Bantany sebagai bentuk eksistensi KAMMI didalam gerakan kampus UIN SMH Banten serta menjadi laboratorium, pengembangan dan pemberdayaan para kader.

Sementara itu, Gugun Gunawan selaku Ketua Umum KAMMI UIN sebelumnya yang sekarang secara resmi menjadi demisioner menjelaskan latar belakang berdirinya KAMMI Komisariat di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan itu dikarenakan dengan kondisi kampus UIN SMH Banten yang demikian besar menaungi banyaknya fakultas dan jurusan yang baru.

“Serta dengan memperhatikan lokasi kampus dua yang cukup jauh dari kampus satu dan juga beberapa faktor pendorong lainnya yang dirasa tidak memungkinkan lagi PK KAMMI UIN SMH Banten untuk tetap berada dalam satu komisariat utuh,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan dengan berdirinya KAMMI Al Bantany sebagai bentuk ekspansi gerakan dan tanggungjawab moral agar KAMMI ke depan dapat menjalankan tugasnya lebih baik dan maksimal.

Acara berakhir pada pagi Ahad jam 09.00, dengan segera menetapkan berbagai keputusan sidang, sekaligus mendeklarasikan berdirinya PK KAMMI Al-Bantany, Muskom XX KAMMI UIN Sultan Maulana Hasanuddin resmi ditutup. (RR/SBS31)

Comments
Loading...