Perlintasan Kereta Panancangan Telan Korban

Serang (21/06/2019), Satubanten.com – Seorang Kakek tewas setelah tertabrak kereta api, Jum’at (21/06). Tabrakan maut ini terjadi di perlintasan kereta KM 110 patok 8, Lingkungan Bhayangkara, Panancangan, Cipocok Jaya, Kota Serang.

Sebelum kejadina tersebut, palang pintu perlintasan kereta sebetulnya sudah tertutup. Namun Kakek yang mengendarai sepeda motor Honda Supra X bernopol A 5446 AL tersebut tetap menerobos. Naas, kereta lokal ekonomi dari arah Merak menuju Rangkasbitung menabrak Kakek tersebut. Tubuhnya terpntal beberapa meter dari lokasi dan tewas seketika.

Ahmad, penjaga palang pintu kereta api mengatakan bahwa dirinya juga tidak menyadari darimana arah datangnya korban. Ia menduga korban datang dari arah Stadion Maulana Yusuf. Korban lalu memaksa melintas tanpa menghiraukan kereta yang hendak melintas.

“Posisi palang pintu sudah tertutup dan kendaraan lain juga sudah menunggu kereta lewat, tapi tiba-tiba tadi dengar suara dan ternyata sudah tertabrak,” kata Ahmad.

Saksi lain yakni Deden mengatakan bahwa dirinya sedang berada di warung dekat lokasi kejadian. Namun tiba-tiba mendengar suara tabrakan. Saat di tempat kejadian dia melihat korban sudah tergeletak  tak bernyawa.

“Itu kayanya dia nerobos palang pintu, kalau dari arah stadion kan ketutupnya nggak penuh, jadi masih ada celah itu. Kayaknya dia dari ditu terus pas kreta lewat, kena hantemlah,” kata Deden.

Kecelakaan ini diperkirakan terjadi pukul 11.30. Korban yang mengalami luka serius dan tewas di tempat kini sudah dilarikan ke Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang. Sementara itu, hingga berita ini dirilis belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak terkait. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...