Peran Generasi Milenial dalam Industri kreatif Dimasa Pandemi

 

 

Oleh: Muhtar Nahrowi/Mahasiswa Universita Pamulang

Satubanten.com-Mahasiswa adalah seseorang yang sedang dalam proses menimba ilmu ataupun belajar dan terdaftar sedang menjalani pendidikan pada salah satu bentuk perguruan tinggi yang terdiri dari akademik, politeknik, sekolah tinggi, institut dan universitas. Sepintas dalam pikiran kita bahwa tugas mahasiswa adalah hanya belajar. Ternyata TIDAK. Melainkan tugas berat yang mahasiswa selain belajar adalah mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sama halnya seperti dosen.

Dalam mengimplementasikan hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Akuntansi S1 Universitas Pamulang melakukan Pengabdian kepada masyarakat di Desa Curug RT 03/RW 3, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Kegiatan PMKM tersebut mengangkat tema “Peran Generasi Milenial dalam Industri kreatif Dimasa Pandemi ” Kegiatan PMKM ini didampingi langsung oleh dosen pembimbing Ibu Lindawati, S.E., M.M.Satubanten.com-Mahasiswa adalah seseorang yang sedang dalam proses menimba ilmu ataupun belajar dan terdaftar sedang menjalani pendidikan pada salah satu bentuk perguruan tinggi yang terdiri dari akademik, politeknik, sekolah tinggi, institut dan universitas. Sepintas dalam pikiran kita bahwa tugas mahasiswa adalah hanya belajar. Ternyata TIDAK. Melainkan tugas berat yang mahasiswa selain belajar adalah mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sama halnya seperti dosen.

PMKM tersebut diketuai oleh Muhtar dengan anggota Adilah, Clarisa dan Laela, tujuan dari kegiatan ini guna membangkitkan kreatifitas generasi milenial khususnya di desa curug, gunung sindur. Acara PMKM tersebut dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi pembuatan strap mask guna memotivasi anggota karang taruna At-Taqwa untuk lebih kreatif, produktif dan inovatif dimasa pandemi.

Strap mask mulai dibutuhkan masyarakat karena masker kain yang dipakai sering kali jatuh dan hilang. Strap mask atau tali pengait masker sekarang jadi tren baru di kalangan milenial untuk tetap tampil fashionable meskipun memakai masker yang jadi kewajiban di masa pandemi ini.

Tren model masker yang fashionable ini tidak disia-siakan oleh para pengusaha milenial yang membaca peluang tren ini. Pengusaha konveksi, atau kerajinan-kerajinan tangan mulai membuat strap mask.

Muhtar selaku Ketua Pelaksana PMKM mengucapkan terima kasih kepada anggota karang taruna At-Taqwa yang telah memberikan kesempatan untuk bisa melaksanakan kegiatan tersebut. “ Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada karang taruna Masjid At-Taqwa yang telah bersedia untuk menyempatkan waktunya dan mengizinkan untuk melaksanakan kegiatan PMKM, semoga kerjasama ini terus berlanjut dan terjalin dengan baik,” ujar ketua

pelaksana PMKM (Muhtar) Serta, Yolanda Sari selaku ketua Karang Taruna At-Taqwa menambahkan. “Dari acara yang diselenggarakan oleh kakak-kakak mahasiswa UNPAM jurusan Akuntansi S1 yaitu PMKM dengan tema Peran Generasi Milenial dalam Industri kreatif Dimasa Pandemi, acara yang sangat menyenangkan dan saya pun dapat mengetahui wawasan yang bertambah terutama bagaimana menjadi wirausaha di jaman sekarang, penjelasan yang diberikan amat sangat di pahami, tidak membosankan karena kami di ajak langsung bagaimana cara membuat strap masker sebagai contoh usaha yang memungkinkan berhasil untuk di jual pada sekarang ini dan tentunya menjadikan motivasi untuk kami.

Kegiatan ini berhasil dilaksanakan, antusias anggota karang taruna Masjid At -Taqwa mendapatkan pelatihan pembuatan strap mask membuat bangkitnya semangat para generasi milenial untuk lebih produktif dimasa pandemi. (Sbs11)

You might also like
Comments
Loading...