Penyebab Terbaliknya Perahu Eretan Diduga Kelebihan Muatan

Serang (23/1/2019) Satubanten.com – Kecelakan sungai terjadi di perbatasan Kampung Turun Bales Desa Katulisan Kecamatan.Cikeusal – Kampung Saninten Desa Malabar Kecamatan Bandung Kabupaten Serang, Selasa (22/1) pagi pukul 09.30 WIB.

TIM SAR beserta Kepolisian Resor (Polres) Serang dan jajaran masih mengupayakan pencarian 1 korban tenggelam yang belum ditemukan atas nama Suanda warga Kp. Cirogol, Pipitan, Walantaka, Kota Serang.

Dilansir dari laman resmi Polda Banten, Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi menerangkan kejadian berawal saat perahu eretan yang sebagai alat transportasi tradisonal warga terguling saat menyeberangi sungai Ciujung perbatasan antara Kampung Turun Bales Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal menuju Kp. Saninten Desa Malabar Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.

“Perahu eretan tak kuat menahan beban saat bodi belakang perahu terhantam tumpukan sampah yang terbawa arus kencang sungai Ciujung. Saat itu arus sedang deras, mungkin ditambah dengan beban berlebih, tali seling putus tak kuat menahannya,” ujar AKBP Edy Sumardi melalui siaran persnya kepada wartawan.

Lebih lanjut, AKBP Edy Sumardi mengatakan pihak Kepolisian masih mengupayakan pencarian korban atas nama Suanda warga Pipitan, Walantaka, Kota Serang yang sampai saat belum ditemukan.

“Pihak kami telah berkoordinasi dengan tim SAR Kabupaten Serang. Kami masih mengupayakan pencarian 1 korban uang belum ditemukan dan evakuasi 18 sepeda motor. Namun upaya kami terkendala arus sungai Ciujung yang deras,” imbuhnya.

Jumlah penumpang saat itu diperkirakan 29 orang terdiri dari 6 Crew Penarik Perahu dan 22 penumpang. Pihak kepolisian sudah menerjunkan tim untuk menyelidiki serta mengumpulkan keterangan dari para saksi atas kelalayan pengelola jasa penyeberangan tradisional. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...