Penuhi Panggilan Polri, PT LIB Bantah Terlibat Match Fixing

Jakarta (4/1/2019) Satubanten.com – Satgas Anti Mafia Bola memanggil Operator Liga 1 dan Liga 2, PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait kasus pengaturan pertandingan pada kompetisi sepakbola musim 2018. Para pengurus termasuk CEO LIB dimintai keterangan oleh tim bentukan Polri tersebut.

COO PT LIB, Tigorshalom Boboy menyatakan, pihaknya menegaskan, pihaknya hanya diminta keterangan mengenai kasus pengaturan skor yang melanda Liga 2. Masih tahap penyelidikan, bukan penyidikan.

“Banyak pemberitaan seakan-akan PT LIB sudah masuk ke ranah penyidikan. Jadi yang kemarin pak Berlinton (Direktur) , pak Risha (CEO) dipanggil hanya dimintakan keterangan untuk proses penyelidikan,” kata Tigor, Jumat (4/1).

Tigor menerangkan, pihaknya tidak dimintai keterangan untuk dimasukkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Pasalnya, LIB bukan menjadi saksi untuk kasus pengaturan skor tersebut.

“Sekali lagi, itu bukan berita acara pemeriksaan, tapi acara keterangan,” imbuhnya.

Tigor juga menambahkan, penjelasan ini sekaligus menjawab bahwa pihaknya bukan terduga.

“Dalam proses penyidikan, ada kemungkinan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya, bisa dipanggil kembali untuk diperiksa. Dalam status terperiksa itu bisa macam-macam. Bisa saksi, bahkan mungkin menjadi tersangka,” imbuhnya.

“Jangan seakan-akan kami diduga terlibat pengaturan skor karena diperiksa polisi sebagai calon tersangka atau apapun itu. Ini masih proses penyelidikan, belum naik ke proses penyidikan,” imbuh Tigor.” pungkasnya. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...