Penjualan Furniture Bekas di Kalodran Tetap Ramai Meski Bulan Puasa

Serang (8/5/2019) Satubanten.com – Berburu barang bekas bisa menjadi pilihan yang tepat saat Anda ingin membeli barang dengan harga yang relatif lebih murah. Dengan membeli barang bekas yang layak pakai tentu dapat memangkas pengeluaran Anda.

Sepintas tidak ada yang akan menyangka sederet barang furnitur yang dipajang di setiap toko pasar Kalodran, Desa Kepuren, Walantaka, Kota Serang adalah barang bekas yang diperbaiki ulang oleh para pedagang untuk dijual kembali.

Meski berlabel bekas, pembeli tidak perlu khawatir. Sebab, selain harganya murah, barang furnitur yang dijual di tempat tersebut cukup berkualitas. Oleh karena barangnya yang berkualitas itulah, pasar Kalodran selalu ramai dikunjungi para pembeli, tak terkecuali pada bulan Ramadhan.

Hanafi (40) salah seorang pedagang yang sudah lama berjualan berbagai jenis barang furnitur bekas di Pasar Kalodran selama 15 tahun, mengungkapkan barang yang tersedia ditokonya tidak hanya furnitur rumah tangga dan perkantoran saja, tetapi ada juga meubeler bekas alat kesehatan seperti tongkat dan kursi roda.

”Saya sendiri sudah 15 tahun bisnis jualan barang furnitur bekas seperti ini, Alhamdulillah pembeli masih banyak mencari barang furniture bekas disini, walaupun bekas barang yang ada ditoko masih terbilang mulus dan layak pakai ” kata Hanafi kepada satubanten.com, Rabu (8/5/2019).

Harga barang bekas yang dijual di tempatnya sangat terjangkau. Untuk harga rak meja sekitar Rp 750 ribu. Sedangkan kursi kantor sekitar 250 ribu hingga Rp 1.250.000. Selain menjual barang, ia juga menyediakan jasa perbaikan kursi, meja dan barang-barang yang rusak.

Menurut Hanafi, bulan puasa tidak menghalangi orang membeli barang di tokonya dan omzet penjualan juga tidak terlalu berpengaruh.

“Ga begitu ngaruh untuk bulan puasa, hari ini saja udah ada yang pesan 20 barang ke toko kami.” jelasnya. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...