Pengumuman PPDB Ditunda, Ombusdman Nilai Alasan Tidak Terbuka

Merak (30/06/2019), Satubanten.com – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten menunda secara tiba-tiba pengumuman PPDB online, Minggu (30/06) yang telah diselenggarakan beberapa pekan lalu. Menurut keterangan Dindik penundaan ini lantaran belum ada laporan kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten E Kosasih Samanhudi mengatakan, sebagai staf gubernur, dirinya dan juga Sekretaris Daerah Banten, Al Muktabar, harus melaporkan prihal pengumuman tersebut ke gubernur. Namun pada hari pengumuman, gubernur belum bisa ditemui.

“Alasannya ditunda yaitu saya belum lapor. Pak Sekda dan saya belum lapor ke Gubernur, enggak ada apa-apa, enggak ada alasan teknis,” kata Kosasih seperti dikutip Kompas.

Surat Edara Pengunduran Pengumuman Hasil PPDB Online Provinsi Banten

Sementara itu Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten mencurigai adanya praktek jual beli dalam kasus penundaan pengumuman tersebut. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten Bambang P. Sumo mengatakan bahwa sudah ada beberapa laporan yang masuk terkait praktek jual beli kursi ini. Dan dirinya beserta tim telah mengagendakan untuk melakukan pemanggilan kepada pihak terkait.

“Kami sudah agendakan pemanggilan pihak terkait. Tim juga akan melakukan investigasi internal, kami bekerja undercover,” kata Bambang, Seperti dikutip Tempo.

Bambang menilai bahwa Provinsi Banten tidak siap mengadakan PPDB 2019, hal ini bisa terlihat karena adanya pengunduran pengumuman PPDB. Ia mnegatakan bahwa pengunduran pengumuman menimbulkan keresahan masyarakat dan berpotensi disalahgunakan untuk jual-beli kursi.

“Untuk itu Gubernur (Wahidin Halim) harus turun tangan mengatasi kemelut PPDB 2019 ini. Alasan pengunduran pengumuman ini tidak jelas,” imbuhnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Al Muktabar melalui Indopos mengutarakan sanggahannya terkait pertanyaan orangtua calon siswa dan tudingan dari Ombudsman RI Perwakilan Banten tentang dugaan maladministrsi dalam pengunduran pengumuman hasil PPDB 2019 yang seharusya dilakukan tanggal 29 Juni 2019 tersebut.

“Pemunduran pegumuman hasil PPDB ini semata mata kehati hatian kita agar murid yang diterima betul betul murni hasil ketentuan Permendikbud dan Pergub. Jadi tidak akan merubah hasil, karena semua data calon peserta didik baru itu ada web masing masing sekolah,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

 

 

You might also like
Comments
Loading...