Pengamat: Jokowi Jangan Lupa Bahwa di Jawa, Ribuan Rumah Belum Punya Listrik

Pandeglang (24/12/2014), SatuBanten – Keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak ada lagi daerah-daerah di perbatasan Indonesia yang tidak teraliri listrik saat Indonesia menyentuh usia ke-70 pada tahun 2015 mendatang mendapat sindiran khusus.

Jokowi secara tegas telah menginstruksikan pemerintah daerah dan BUMN untuk memberi pasokan listrik di daerah perbatasan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said memaparkan bahwa misi presiden Jokowi karena tak ingin malu di negara tetangga.

“Negara tetangga terang, kita ya gelap. Kecil tapi menyangkut harkat dan martabat Indonesia,” ujar Sudirman di kantor Kementerian ESDM.

Sudirman memaparkan bahwa ada 47 titik perbatasan yang harus diterangi sebagai bagian dari misi presiden Jokowi. Targetnya 47 titik perbatasan tersebut harus mendapat listrik pada 17 Agustus 2015 mendatang, HUT RI ke 70.

Menurut Pengamat Energi Marwan Batubara, harusnya pemerintah tidak hanya memperhatikan wilayah perbatasan saja, karena di pulau Jawa masih banyak rakyat Indonesia yang tidak dialiri oleh listrik.

“Harusnya tidak cuma di perbatasan saja. Sebagian Jawa bagian selatan, khususnya Banten saja masih banyak rakyat Indonesia yang tidak dialiri oleh listrik,” ungkap Marwan, di Jakarta, Rabu (24/12/2014).

Hal serupa diakui oleh Arif Kirdiat, Kordinator Relawan Kampung. Menurut Arif, banyak dari masyarakat yang dipaksa ‘mencuri’ listrik padahal sesungguhnya mereka bayar.

“Disekitar Pandeglang dan Lebak, ribuan rumah masih mengambil listrik dari tetangga dengan membayar iuran tetap setiap bulannya, karena pemerintah belum sanggup memenuhi permintaan warganya,” ungkap Arif.

Namun, meski begitu, dirinya tetap mendukung niat baik Jokowi untuk meningkatkan rasio elektrifikasi listrik di Indonesia. Seperti diketahui, hingga tahun 2014 rasio elektrifikasi di Indonesia baru mencapai 83 persen.

“Tekad yang bagus yang pantas kita dukung. Artinya memang harus seperti itu. Semua penduduk Indonesia harusnya mendapatkan fasilitas, insfrastruktur dan utilities,” ujarnya. (BSB/Ahmad/B03)

You might also like
Comments
Loading...