Pemohon Kartu Kuning Di Kota Serang Melonjak 80%

Serang, (26/6/2019) Satubanten.com –
Pemohon kartu pencari kerja atau kartu kuning di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang, melonjak hingga 80%.

Sebelumnya yang biasanya hanya 250 pemohon setiap harinya kini melonjak 450 pemohom. Hal ini disebabkan karena musim kelulusan sekolah dan banyaknya  perusahaan yang membuka lowongan denga agenda “Job Fair” di daerah.

Kepala Disnakertrans Kota Serang Akhmad Benbela menjelaskan, tingginya permintaan pembuatan kartu kuning tersebut karena didaerah Serang maupun luar daerah, banyak perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan. Apalagi syarat minimal pendidikan tertinggi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

“Iya betul, banyak sekali, membludak pemohon kartu kuning. Ini disebabkan karena ada informasi lowongan pekerjaan yang dibuka oleh beberapa perusahaan. Baik di Kota Serang, maupun diluar Kota Serang. Kartu kuning ini kan menjadi syarat pencari kerja untuk mendaftar atau melamar ke perusahaan, jadi tentu saja meningkat drastis permintaannya,” katanya, Rabu (26/6).

Ia juga mengatakan, para pencari kerja (pencaker) atau pemohon kartu kuning didominasi oleh pelajar yang baru lulus sekolah di tahun ini. Selebihnya merupakan warga yang melakukan pembaharuan terhadap kartu kuning yang sudah kedaluarsa atau tidak aktif. “Rata-rata pemohon didominasi oleh lulusan sekolah tahun ini dan ada juga yang melakukan pembaharuan kartu kuning,” ujarnya.

Banyaknya permintaan pembuatan kartu kuning, Benbela mengatakan, unit pelayanan Disnakertrans cukup kuwalahan. Karena untuk membuat kartu kuning harus melalui beberapa proses dan sejumlah persyaratan yang dilengkapi oleh pemohon. Namun, hampir satu minggu terakhir ini, pihaknya dapat menyelesaikan pembuatan kartu kuning. Meski jam kerja kantor hanya sampai pukul 16.00.

“Meskipun pelayanan pembuatan kartu kuning ini meningkat jauh dari biasanya, tapi kami bisa menyelesaikan hingga jam pulang kantor. Sehingga tidak ada PR yang dibawa, dan semua pemohon juga kebagian. Karena unit pelayanan kuwalahan, jadi ada beberapa orang yang diperbantukan disana. Sehingga masyarakat bisa terlayani dan pekerjaan juga selesai,” katanya.

Namun, dengan banyakanya pemohon pembuatan kartu kuning, salah seorang warga asal Ciceri Kota Serang Ajin Sudrajat (32), mengeluhkan dengan pelayanan yang dianggapnya tidak cekatan. Karena sejak pagi hingga tengah hari dirinya belum juga mendapat panggilan.

“Memang sih antreannya panjang, terus padet juga, banyak yang mau buat kartu kuning. Tapi kan seharusnya petugas disini (Disnakertrans) harus sudah mempersiapkan dari sebelumnya. Mereka pasti udah tau dong tiap tahunnya di bulan-bulan ini tuh banyak yang butuh kartu kuning,” ucapnya.

Ia mengatakan, dirinya hanya melakukan pembaharuan kartu kuning sebagai syarat untuk mendaftar di “Job Fair” yang ada di Kota Cilegon. Seperti diketahui, bursa tenaga kerja di Cilegon dibuka mulai tanggal 26 dan 27 Juni 2019. (SBS-02)

You might also like
Comments
Loading...