Pemkot Tangerang Kerjasama dengan JICA Bangun Pelican Crossing

Tangerang (24/7/2019) Satubanten.com – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah bersama perwakilan dari Japan International Coorporation Agency (JICA) meresmikan fasilitas layana publik berupa jembatan, zebra cross dan pelican crossing yang berada di Jalan Benteng Betawi, Rabu (24/07).

Hadir pula dalam acara peresmian tersebut yakni pejabat dari Pemkot Tangerang, JICA, Kementerian Perekonomian dan pejabat JUTPI Phase 2.

Wali Kota, menjelaskan, fasilitas yang dibangun ini merupakan pilot priject kerjasama antara Pemerintah Indonesia melalui Kemenko Perekonomian dan Pemerintah Jepang melalui JICA.

Sedangkan pelaksana untuk pembangunan seluruh fasilitas publik tersebut, adalah Jabodetabek Urban Transpotation Policy Integration (JUTPI) phase 2.

“Selanjutnya, Pemkot Tangerang akan membangun sarana pendukung untuk lebih memaksimalkan sarana yang ada. Selain itu, project ini pun menjadi percontohan dalam penataan transportasi di Kota Tangerang ke depannya,” ujarnya.

Plt Kepala Bappeda Kota Tangerang, Said Endriyatmo, menambahkan, proyek percontohan berupa jembatan dan pelican crossing diharapkan akan membawa manfaat bagi masyarakat terutama yang berada di depan stasiun tanah tinggi.

“Apalagi di lokasi tersebut menjadi salah satu titik macet saat jam sibuk. Kehadiran fasilitas ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan,” ujarnya.

Said, menambahkan, Kota Tangerang telah menjadi salah satu kota di Jabodetabek yang tumbuh menjadi kota urban dan berkembang pesat.

Sebagai kota urban, masalah yang dihadapi adalah kemacetan lalu lintas. Masalah ini pun harus dijawab oleh pemerintah daerah dengan penanganan berbagai cara sehingga kelancaran dapat berimplikasi pada sektor perekonomian dan sosial.

Adapun upaya penanganan ke depan yang akan dilakukan adalah sinergisitas semua pihak, sehingga penataan infrastruktur bisa memberikan perubahan juga pada perilaku masyarakat.

“Ada sekitar 26 titik simpang yang telah diidentifikasi menjadi prioritas penanganan kemacetan dalam RPJMD 2019-2023,” katanya. (SBS/RLS)

You might also like
Comments
Loading...