Pemkot Siap Mediasi Dengan Ormas dan Pedagang Terkait Penolakan Penertiban PKL Pasar Rau

Serang (3/9/2019) Satubanten.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang harus menunda penertiban Pedagang Kreatif Lapang (PKL) di Pasar Induk Rau (PIR). Hal ini karena banyaknya penolakan dari pedagang maupun kelompok organisasi Masyarakat (Ormas)yang berkepentingan di Pasar Rau.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdaginkop dan UKM) Kota Serang Yoyo Wicahyono di Pasar Rau. Ia mengatakan, tertundanya penertiban ini karena terlalu banyak kelompok dan pemangku kepentingan di Pasar Rau.

“Terlalu banyak kelompok, dan terlalu banyak juga yang berkepentingan. Jadi disini banyak kepentingan yang bermain. Mereka minta kami (pemerintah) untuk melengkapi fasilitas dan meminta dimanusiakan. Kemudian, mereka juga meminta untuk membuktikan uji kelayakan bangunan Pasar Rau ini,” ujarnya.

Penertiban atau relokasi PKL Pasar Rau, sedianya dilakukan kemarin (2/9). Namun karena masih ada persyaratan yang belum dipenuhi, penertiban ini pun akhirnya ditunda.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang dan Ormas akan melakukan mediasi untuk menemukan solusi terbaik bagi para pedagang dan yang berkepentingan.

“Kalau penertiban ya tetap dilakukan. Sebab kami tidak meminta apapun, apalagi mematikan pedagang. Kami hanya meminta hak kami, seperti fungsi jalan, trotoar dan saluran irigasi. Untuk penolakan itu kami nanti akan memediasi. Karena kan kami hanya minta hak kami, jalan dan trotoar,” katanya

Sementara, Sekretaris Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Banten Wahyudin Djahidi mengatakan, pemerintah harus memberikan solusi kepada para pedagang agar berjualan secara tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Kami hadir untuk keadilan pedagang, yang memang posisinya saat ini harus dimanusiakan. Karena bagaimanapun mereka adalah masyarakat. Diskusi kami juga sepakat, pemerintah tidak akan membongkar sebelum ada diskusi,” ucapnya. (SBS02)

You might also like
Comments
Loading...