Pemkab Pandeglang Gelar Konsultasi Publik Revisi RTRW

Pandeglang, ( 13/12/2018 )- SatuBanten.Com- Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pandeglang Tahun 2011-2031 harus dilakukan untuk mendorong para investor yang akan menanamkan investasi di Kabupaten Pandeglang. Dengan revisi tersebut akan tergambar tata ruang wilayah yang baru untuk sektor pertanian, perikanan, industri dan lain sebagainya di Kabupaten Pandeglang. Demikian yang disampaikan Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban saat membuka acara Konsultasi Publik Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pandeglang Tahun 2011-2031, di Oproom Sekretariat Daerah, Kamis (13/12).

Masih kata Tanto, selain mendorong investasi, revisi RTRW juga disebabkan adanya perubahan Kebijakan/Regulasi dan Dinamika Pembangunan PSN, “Revisi ini untuk mengakomodir kebijakan pemerintah yang belum masuk dalam RTRW lama, serta Proyek Strategis Nasional dan Rencana Investasi yang berkembang dan tumbuh dengan cepat”, ujarnya.

Lebih lanjut Tanto mengatakan, rancangan RTRW ini nantinya harus berazaskan keadilan bagi seluruh masyarakat dan investor, “Artinya seluruh masyarakat dan investor harus memiliki kesempatan yang sama dalam berinvestasi, kesempatan yang sama dalam berusaha. Jangan sampai hanya di kuasai oleh segelintir orang/pengusaha, yang pada akhirnya akan kembali muncul konflik kepentingan”, Papar wabup.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kurnia Satriawan menjelaskan tujuan penataan Ruang Kabupaten Pandeglang adalah mewujudkan ruang wilayah kabupaten sebagai pusat agroindustri dan pariwisata di Provinsi Banten yang religius, berkelanjutan serta berwawasan lingkungan, “Kabupaten Pandeglang sendiri untuk Provinsi Banten masuk dalam WKP (Wilayah Kerja Pembangunan) III yang diarahkan untuk pengembangan kegiatan kehutanan, pertanian, pertambangan, pariwisata, kelautan, perikanan, industri dan perkebunan”, tandasnya

Kurnia juga mengatakan, revisi RTRW ini untuk mengakomodir proyek startegis nasional, seperti Jalan Tol Serang – Panimbang, Reaktifasi Kereta Api dan KEK Tanjung Lesung, “Nantinya akan terakomodir zona-zona tertentu, salah satunya adalah zona industri yang akan di tempatkan pada daerah Pintu Tol”, pungkasnya. ( Sbs/011/Rls )

You might also like
Comments
Loading...