Disorot Ombusdman, Pembangunan Huntara Korban Tsunami Selat Sunda Tetap Berlanjut

Pandeglang (9/5/19), Satubanten.com – Bencana Tsunami Selat Sunda yang melanda Banten dan Lampung kini sudah memasuki bulan kelima masa recovery atau masa pemulihan keadaan. Setelah secara psikis dan mental para penyintas telah dipulihkan, kini pemerintah tengah fokus membangun kembali sara fisik bagi para penyintas Tsunami Selat Sunda di daerah Pandeglang.

Terkait penanganan meski cukup sigap dan baik namun masih menyisakan beberapa pertanyaan dan beberapa masalah yang perlu diluruskan. Hal ini kemudian yang mendorong Ombusdman Perwakilan Provinsi Banten melakukan kunjungan ke Pemrintah Provinsi Pandeglang, Rabu (09/05). Dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa hal terkait penanganan bencana Tsunami Selat Sunda dan proses recoverynya.

Hal-hal yang menjadi sorotan Ombusdman antara lain lemahnya koordinasi antar OPD saat menangani bencana, juga sarana dan prasarana penunjang dalam penanganan bencana juga dinilai masih kurang maksimal. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Ombusdman Perwakilan Banten, Bambang P Sumo usai melakukan kunjungan ke Pemkab Pandeglang.

BACA JUGA : BPJS Kesehatan Resmikan Sarana Air Bersih dan MCK Untuk Korban Tsunami Selat Sunda

“Meski cukup kemarin cukup bagus namun di awal kita lihat koordinasi antar dinas kurang, terkait anggaran, aturan, koordinasi dan data itu perlu dikelola dengan baik. Pemerintah harus menyiapkan tim kebencanaan yang lebih solid,” tutur Bambang.

Sementara itu Asda I Pemerintah Kabupaten Pandeglang H. Agus Priyadi Mustika, S.Sos saat ditemui di tempat berbeda mengatakan hingga saat ini proses pemulihan (recovery) penyintas Tsunami Selat Sunda khususnya di daerah Kabupaten Pandeglang masih terus berlanjut. Untuk saat ini pemerintah sedang fokus pada pembanguna Hunian sementara (Huntara).

“Untuk saat kita sedang fokus bergerak pada pembangunan Huntara nanti kita lanjutkan. Hingga saat ini yang sudah dibangun Sumur, Carita dan Labuan, Panimbang sedang berjalan. Kita belum hitung karena itu nanti yang tahu lokasi-lokasinya kan BPBD,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...