Pelayanan Pemkot Tangsel Ditutup Paska 5 ASN Dinyatakan Positif Covid-19

TANGSEL, Satubanten.com — Proses pelayanan di area Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) ditutup sementara. Hal ini dilakukan karena area tersebut akan dilakukan proses sterilisasi.

Sebelumnya, 5 Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Oleh karena itu seluruh pegawai OPD terkait menjalani Tes SWAB untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

Kelima ASN yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut merupakan ASN dari OPD berbeda. Hal ini dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Deden Deni, Rabu (16/09). Menurut Deden, saat ini kelima pejabat ASN tersebut tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kelima ASN yang dinyatakan positif Covid-19, diantaranya adalah pejabat Kepala Dinas Perhubungan, Sekretaris Dinas Pariwisata, pejabat di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda),” tuturnya.

Menurut keterangan Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, kelima pejabat ASN yang dinyatakan positif tersebut tidak tertular dari dalam lingkungan perkantoran, tapi dari luar kantor pemerintahan.

“Hasil tracing kontak masih menganggap bahwa mereka terpapar di luar lingkup pemkot, tetapi masih di sekitar Tangsel,” ungkapnya.

Untuk menanggulangi munculnya klaster perkantoran sebaran Covid-19, Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan dengan mensterilisasi area perkantoran secara berkala.

“Aturannya jelas, kalau ada yang ditemukan positif, maka akan ditutup selama 3 hari untuk melakukan sterilisasi dan mereka yang bekerja itu langsung di rapid tes swab dan tracing,” pungkasnya. (Ero/SBS036)

You might also like
Comments
Loading...