Pelaku Perampokan Toko Emas Balaraja, Diduga Residivis dan Memakai Plat Nomer Palsu

Tangerang (19/06/2019), SatuBanten – Hasil penyelidikan sementara jajaran Polresta Tangerang, diketahui bahwa plat mobil yang digunakan oleh para pelaku perampokan di Toko Emas Permata, Kampung Cariu, Desa Talagasari, Balaraja, Kabupaten Tangerang, merupakan plat nomer palsu.

Kapolresta Tangerang, Kombes Polisi Sabilul Alif yang ikut memimpin tim khusus untuk mengusut perampokan di toko emas itu mengtakan bahwa plat nomer mobil tersebut diduga palsu.

“Ya, diduga palsu nomernya,” ungkap Sabilul saat dikonfirmasi, Rabu (19/6/2019).

Selain itu, diketahui juga pelaku perampokan yang membawa senjata api dan senjata tajam ketika melancarkan aksinya itu merupakan residivis.

“Saat ini kami sedang melakukan pengejaran. Ya, pokoknya siapa pun dia, akan kita tangkap,” ujarnya.

“Identitas para pelaku sudah kami kantongi. Saat ini, selain mendalami barang bukti dan keterangan saksi, kami juga melakukan penelusuran jejaring para pelaku. Kami sudah membentuk tiga tim khusus untuk melakukan pengejaran ke berbagai daerah,” jelas Sabilul.

Jajaran Polresta Tangerang saat ini sudah membentuk tiga tim khusus untuk meringkus pelaku perampokan yang beraksi pada Sabtu, 15 Juni 2019 lalu. Para pelaku yang menggunakan mobil Avanza putih datang dengan senjata api dan senjata tajam.

Sekitar 6 kilogram emas bernilai kurang lebih Rp 1,6 miliar raib dibawa kabur pelaku. Pelaku yang kabur dengan mobil sempat ditimpuki oleh warga dengan batu sehingga kaca belakangnya pecah. (Ero/SBS)

You might also like
Comments
Loading...