Pelaku Pelecehan Saat Tes Rapid di Bandara Soetta Diamankan Polisi

Cengkareng, Satubanten.com – Jajaran Kepolisian berhasil meringkus oknum tenaga medis berinisial EFY, yang diduga telah melakukan pelecehan dan pemerasan terhadap LHI di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang beberapa waktu lalu.

“Kami telah mengamankan tersangka tindak pidana pelecehan, penipuan, dan pemerasan,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Alexander Yurikho, Sabtu (26/9/2020).

EFY yang berprofesi sebagai tenaga medis ini diamankan tim Garuda Satreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Tersangka diamankan saat berada di salah satu tempat indekos di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara bersama seorang teman wanitanya pada dini hari kemarin dan langsung dibawa ke Bandara Soekarno-Hatta pada siang kemarin.

“Tersangka sudah dibawa ke Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta untuk penyidik diambil keterangan,” ungkapnya.

Dirinya meminta masyarakat untuk bersabar atas penanganan kasus ini.

“Semoga setelah diambilnya keterangan tersangka dugaan tindak pidana bagaimana rangkaian tindak pidananya bisa terjadi dan banyak pertanyaan lain bisa terjawab untuk dapat kami sampaikan lagi ke masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, perempuan berinisial LHI mengaku menjadi korban pelecehan seksual dan pemerasan yang dilakukan oleh oknum tenaga medis ketika menjalani rapid test di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

LHI menceritakan kronologi peristiwa itu di akun Twitternya, @listongs. Dia menyebut peristiwa ini dialaminya saat hendak berangkat ke Nias melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 13 September 2020. (SBS)

You might also like
Comments
Loading...