Pedagang Kambing Musiman Mulai Bermunculan

Satubanten.com – Jelang hari raya Idul Adha, para pedagang kambing atau domba qurban musiman mulai bermunculan. Memang biasanya, bisnis musiman kambing domba qurban ini menjadi pilihan menarik bagi sebagian orang untuk membuka usaha tersebut, Selasa (07/08/2018).

Tidak sampai sebulan, hari raya Idul Adha akan tiba. Tak sedikit pula lapak kambing domba qurban yang sudah digelar dipinggiran jalan. Bagi para peternak kambing domba, tentunya momen seperti itu merupakan peluang emas yang tak boleh dilewatkan.

Salah satunya Tuhi (37), seorang pedagang kambing domba qurban yang berada di Kota Serang mengaku sudah lima tahun menjalani bisnis kambing musiman tersebut. “Udah lima tahun, iya jualannya kalau pas mau lebaran qurban aja,” katanya.
Dia juga sengaja membuka lapaknya dijauh hari, karena sudah ada beberapa pelanggannya yang pesan duluan. “Iya sengaja udah buka duluan, soalnya udah ada yang pesen juga. Saya kan ngejualin kambing orang, bukan punya sendiri, jadi ya mending sekalian buka aja gitu,” ujarnya.

Untuk pasaran harga kambing di tahun ini, dikatakan Tuhi, masih stabil dan belum ada kenaikan. Mulai kisaran Rp 2 juta sampai Rp 7 juta, untuk kambing yang kelasnya tinggi, per ekornya. “Tergantung dari ukuran sama kondisi kambingnya. Pokoknya saya jual yang paling murah mulai dari Rp 2 juta,” katanya.

Dalam semusim biasanya dia dapat menjual kambing sekitar 50 sampai 60 ekor kambing dengan keuntungan yang cukup lumayan dari hasil penjualan dibagi oleh si pemilik atau agen penjualan kambing yang dia ambil.

Hal serupa juga disampaikan oleh Syafri (54) pedagang kambing di daerah Kaliwadas Kota Serang. “Kalau kambing jenis kacang ini harganya dua jutaan. Kalau untuk yang agak besar ini harganya sekitar lima sampe tujuh jutaan. Ini kambing hasil persilangan jenisnya kambing etawa,” tuturnya.

Para pedagang kambing tersebut, rata-rata mendapatkan pasokan dari Blitar dan Sukabumi, Garut. Menurut Syafri, kambing dari kedua daerah tersebut terkenal bagus dan kualitasnya baik.

“Daerah sana kan emang udah terkenal dari dulu, jadi emang cocok buat qurban atau aqiqah. Kalau kambing lokal, dari sini kurang perawatan aja sihh sebenernya. Kualitas mah gak beda jauh, cuma cara ngerawatnya aja yang kurang,” ucapnya. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...