Paska Lebaran Harga Beras Terpantau Stabil

Serang, (21/06/2018) Satubanten.com – Setelah beberapa hari perayaan Idul Fitri harga dan persediaan beras masih stabil serta aman terkendali. Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah pedagang beras di pasar Kota Serang.

“Beras masih stabil, belum ada kenaikan. Masih sama seperti kemarin,” ujar Yadi, pedagang beras di Pasar Lama Kota Serang. Untuk harga beras per kilogramnya sebesar Rp 9.500 dengan kualitas premium, sesuai dengan yang ditentukan oleh pemerintah atau Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dengan kondisi pasar yang masih sepi dan para pedagang pun mengakui di lebaran 2018 ini tidak ada peningkatan pendapatan yang signifikan. Seperti yang disampaikan Jahidi (43) pedagang beras di Pasar Induk Rau Kota Serang. “Lebaran tahun ini pendapatan tidak sebanyak lebaran tahun sebelumnya. Biasanya menjelang lebaran banyak warga yang beli beras untuk pitrah,” katanya.

Kata Jahidi, biasanya dia bisa menghabiskan 5 sampai 10 ton beras setiap harinya pada bulan Ramadhan, bahkan lebih banyak. Tetapi untuk di lebaran tahun ini dalam satu bulan dia hanya menjual sekitar 70 ton.

“Biasanya sehari paling sedikit lima ton, banyak yang beli borongan buat pitrah sama pembagian sembako. Tapi tahun ini cuma sekitar 50 sampai 70 ton sepanjang puasa kemarin,” ujar Jahidi.

Sementara untuk harga telur ayam cenderung turun dibandingkan sebelum Idul Fitri kemarin, terutama telur ayam negeri. Harga telur ayam sebelum Idul Fitri mencapai harga hingga Rp 25.000 per kilogramnya, kini menjadi Rp 22.500 per kilogram.

Untuk di Pasar Lama Kota Serang penurunan harga juga terjadi pada beberapa komoditas pangan. Misalnya, harga beras, gula, kecap dan harga daging sapi yang awalnya Rp 140.000 per kilogram, kini menjadi Rp 120.000 per kilogram. Meski masih diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan cabai merah keriting, cabai merah besar, dan cabai rawit masih belum stabil.

Salah satu pedagang sayur di pasar tersebut mengatakan jika pasokan yang ada merupakan stok sebelum lebaran karena saat ini belum mendapatkan pasokan baru. Maka, harga yang dijualnya masih cukup tinggi.

Kemungkinan beberapa hari ke depan diperkirakan harga akan stabil, bahkan cenderung turun seiring dengan normalnya distribusi pangan dan dibukanya kembali kios-kios oleh pedagang. (SBS/Q)

You might also like
Comments
Loading...