Pasca Gempa Bumi Tektonik, Komunikasi Di Sulawesi Tengah Terputus

Satubanten.com, (29/09/2018) – Jaringan telekomunikasi dan pasokan listrik PLN di Donggala, Sulawesi Tengah dan sekitarnya tidak dapat beroperasi dan terputus pasca gempa bumi tektonik sebesar 7,7 Skala Ritcher (SR) Pada pukul 17.02 WIB kemarin.

Menurut hasil pantauan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Sebanyak 276 base station tidak dapat digunakan, hingga pukul 18.00 WIB.

Pada saat itu juga operator telekomunikasi terus berupaya untuk memulihkan pasokan listrik dengan menggunakan Mobile Backup Power (MBP) dan menunggu hingga jaringan listrik dari PLN kembali pulih.

Sebelum terjadi gempa bumi tektonik, Kementrian Komunikasi Informasi dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengirimkan informasi gempa tersebut melalui pesan singkat atau SMS kepada pengguna ponsel di daerah Donggala dan sekitarnya, pada hari Jum’at pukul 14.09 WIB.

Pesan singkat tersebut atau SMS Blast telah dikirim sebanyak 7 kali untuk informasi kepada seluruh masyarakat agar waspada dan tetap berhati-hati terhadap gempa bumi yang akan datang. Pada pukul 17.02 Kemkominfo dan BMKG kembali mengirimkan pesan singkat peringatan dini tsunami.

Dengan terputusnya telekomunikasi dan jaringan listrik PLN, Menteri Kominfo Rudiantara menugaskan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) untuk mengirimkan 30 unit telepon satelit guna mendukung koordinasi penanganan bencana di Donggala dan sekitarnya. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...