Pasca Direksi Terkena OTT KPK, Saham Krakatau Steel Anjlok

Jakarta (25/3/2019) Satubanten.com – Harga saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mengalami penurunan sekitar 2,89 persen dari level Rp 480 per saham pada saat pembukaan,  anjlok ke level Rp 470 per saham, Senin (25/3) pagi WIB.

Belum diketahui apakah penurunan harga saham imbas dari kasus suap Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel Wisnu Kuncoro yang tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Wisnu tertangkap beserta lima orang lainnya, yakni Hernanto, General Manager Blast Furnice Krakatau Steel, Heri Susanto sebagai General Manager Central Maintenance dan Facilities Krakatau Steel, Alexander Muskitta, Kenneth Sutardja, dan sopir Hernanto.

Empat orang yang akhirnya ditetapkan menjadi tersangka, dalam dugaan suap proyek pengadaan barang dan peralatan Direktorat Teknologi dan Produksi Krakatau Steel masing-masing bernilai Rp24 miliar dan Rp2,4 miliar.

Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Banten, Muhammad Fadli membenarkan saham PT Krakatau Steel turun.

“Iya benar, Saham PT Krakatau Steel turun sedikit siang ini ” ujarnya saat dihubungi Satubanten.com

Namun, Fadli tidak  menjelaskan lebih lanjut terkait  penurunan saham tersebut, apakah terjadi akibat sentimen negatif pasca salah satu Direksi PT Krakatau Steel terkena OTT KPK. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...