Pantau Persiapan Pemilu, Pengurus Daerah KAMMI Cilegon Adakan Audiensi Bersama KPUD Kota Cilegon

Cilegon (21/12/2018), Satubanten – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pengurus Daerah (PD) Kota Cilegon kembali melakukan kunjungan ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Cilegon. Kunjungan kali ini bertujuan untuk mendiskusikan persiapan pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019. Rombongan KAMMI PD Kota Cilegon diterima oleh Irfan Alfi beserta tim komisioner KPUD Kota Cilegon.

Pada pertemuan yang hangat tersebut, KAMMI PD Kota Cilegon menyampaikan isu dan masukan kepada KPUD Cilegon. Beberapa isu yang disampaikan antara lain sosialisasi dalam meningkatkan jumlah pemilih di kalangan milenial. Belakangan ini jumlah partisipasi pemilih milenial terbilang masih rendah sehingga perlu mendapatkan perhatian dan penanganan khusus.

“Dalam kunjungan kali ini kita coba utarakan beberapa isu dan beberapa saran atau masukan dari KAMMI terkait pelaksanaan Pemilu nanti. Beberapa yang kita sampaikan itu terkait pemilih milenial yang cenderung masih sedikit, lalu proses pengawasan pada saat hari H pencoblosan, kemudian juga terkait masalah Daftar Pemilih Tetap,” tutur Haerul Hakim selaku Ketua Kebijakan Publik KAMMI PD Kota Cilegon.

Baca Juga : Daftar Pemilih Penyandang Disabilitas Mental Jadi Bahasan Pokok KPUD Kota Cilegon

Menaggapi hal tersebut, Ketua KPUD Kota Cilegon Irfan Alfi menjelaskan bahwa terkait pemilih milenial, KPU sudah melakukan sosialisasi di kalangan SMA dan SMK terutama untuk kelas 3 yang sudah memiliki hak dan kewajiban memilih. Dalam kesempatan sosialisasi di kalangan SMA tersebut KPU juga mengecek keterdataan siswa SMA dalam pemilu kali ini melalui aplikasi SIDALIH.

Sistem Informasi Data Pemilih atau SIDALIH adalah suatu sistem yang memungkinkan KPU menampung seluruh database calon pemilih berdasarkan nomor identitas tunggal (Single identity) atau nomer induk kependudukan (NIK). Sistem ini memungkinkan KPU berkoordinasi langsung dengan sistem Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) sehingga dapat mengurangi potensi kegandaan data dan pemalsuan identitas.

Baca Juga : Menghadapi Pemilu 2019, KAMMI Banten Gelar Diskusi

Selain penanganan pemilih milenial, Irfan juga menerangkan tentang isu yang santer beredar di masyarakat terkait penggunaan material kardus sebagai bahan kotak suara. Kekuatan dan keamanan kardus tersebut menjadi polemik yang cukup kuat beredar di masyarakat, meskipun KPU sudah menyarankan agar masyarakat tidak terlalu khawatir dengan kekuatan dan keamanan kotak suara tersebut.

“Untuk isu kotak suara kardus yang beredar di masyarakat, kardus tersebut bukan seperti yang masyarakat lihat sehari-hari yang digunakan sebagai bungkus mie instan. Tapi berbahan duplex yang kuat dan kedap air, jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena kami pernah menggunakannya di pemilu dan pilkada sebelumnya,” tutur Irfan.

Setelah menyampaikan saran dan beberapa pemikiran dalam diskusi tersebut, Hakim mengungkapkan bahwa KAMMI PD Kota Cilegon senantiasa mendukung KPUD Kota Cilegon sebagai penyelenggara pemilu untuk dapat terus bekerja dengan serius guna mensukseskan pesta demokrasi pada pemilu 2019.

“KAMMI selaku organisasi kepemudaan akan berada di belakang KPUD dan mensupport selama KPUD Cilegon menjalankan tugas dengan baik terkait netralitas,integritas,bersih, dan jujur,” tegas Hakim. (IBC/SBS032/rls)

You might also like
Comments
Loading...