Pantau Pelayanan Publik Sekda Kabupaten Pandeglang Sidak Kantor Disdukcapil

Pandeglang, (15/09/2018)- SatuBanten.com –  Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang  Pery Hasanudin Usai melaksanakan Ibadah Sholat Jum’at,  melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat, Jumat (14/09). Sidak itu dilakukan karena kantor pelayanan administrasi kependudukan itu kerap dipadati warga yang hendak membuat Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

Melihat padatnya masyarakat yang membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP), Sekda berharap agar pelayanan dan fasilitas di kantor tersebut harus ditingkatkan, “Kursi pelayanan harus ditata rapih agar pembuat adminduk tidak berdiri. Harus ada pengeras suara, dan pakai nomor antrian sehingga lebih tertib, ” kata Sekda.

Dirinya meyakini, jika saat ini dalam pelayanan yang dilakukan oleh Disdukcapil, sudah sesuai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis), namun ia berharap, tetap perlu adanya peningkatan dalam pelayanannya agar lebih cepat, “Memang tadi ada warga yang mau mengambil KTP milik saudaranya yang sedang tugas diluar. Secara aturan tidak boleh diwakilkan khawatir disalah gunakan. Tapi saya minta pihak Disdukcapil juga fleksibel, yang penting dapat dipertanggung jawabkan,” jelasnya panjang lebar “mungkin saat ini pelayanan masih lambat dikarenakan banyaknya warga yang harus dilayani.

Oleh sebab itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapi) ini merupakan salah satu kantor yang super sibuk setiap harinya dalam melayanani masyarakat yang ingin berurusan, terutama perekaman dan pencetakan KTP elektronik.

Tapi saya yakin untuk kedepan nya akan lebih baik dengan dilakukan pembenahan-pembenahan, oleh sebab itu saya minta kesabaran dari warga masyarakat Pandeglang yang akan membuat KTP, ” ungkapnya.

Ditempat yang sama, menurut salah seorang warga pembuat KTP yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, dia sangat setuju dengan apa yang dikatakan Bapak Sekda. Kata dia, dirinya sudah menunggu lama untuk mengambil KTP miliknya sambil berdiri,” Saya cocok dengan Bapak Sekda, pertama pelayanan lebih cepat, harus ada pengeras suara, nomor antrian, dan fasilitas tempat duduk yang memadai, “harapnya. (SBS011/RLS)

You might also like
Comments
Loading...