Oknum Diduga Relawan Muhamad-Saras, Sebar Stiker Dengan Iming-iming Duit Dan Sembako

TANGSEL, Satubanten.com  – Seorang warga yanag diduga merupakan tim sukses Paslon Wali Kota dan Wakil Wali kota Tangerang Selata Muhamad-Saras melakukan pemasangan stiker ke rumah-rumah warga di Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang.

Aksi tersebut terekam kamera dan videonya menyebar di jejaring sosial. Dalam Video berdurasi 27 detik tersebut, nampak seorang ibu-ibu sedang menyebarkan stiker bergambar Muhamad-Saras ke rumah warga.

Dalam Video tersebut nampak salah seorang warga yang rumahnya sedang disambangi menanyakan perihal adanya uang jika dirinya mengisi data yang ada di stiker tersebut.

“Ini tadi pada mau semua mpok, wah dapet duit dong kita mah?,” kata pemilik rumah.

Ibu yang diduga relawan paslon Muhammad-Saras tersebut hanya menimpali bahawa dirinya bertugsas mendata. Sedangkan uang akan di berikan menjelang pemilihan.

“Kite kan ambil datanya doang. (Duitnya) Itu nanti mah kalo udah serangan fajar,” jawabnya.

 

Salah seorang warga lain yakni  Subhan mengatakan bahwa oknum tersebut menempel stiker di rumah warga. Pemilik rumah kemudian dijanjikan sembako setiap dua minggu sekali dengan alasan tidak mencopot stikernya.

“Ya kita suruh milih, stikernya jangan dicopot, nanti sudah dua minggu katanya dikasih sembako,” ujarnya, Rabu (30/09).

BACA JUGA : Ketua Komisi II DPRD Kota Tangsel Sebut Kritik Saraswati Tentang RSUD Tidak Wajar

Daam video berdurasi 27 detik tersebut juga tertera semacam formulir untuk mendata warga yang rumahnya ditempeli stiker. Menurut Subhan, warga diminta mengisi formulir tersebut dengan alasan pendataan penerima bantuan.

Meski demikian, menurut Subhan hal semacam itu seharusnya tidak terjadi di Pilkada. Karena, hanya akan membodohi masyarakat saja.

“Masyarakat sekarang sudah cerdas memilih, jadi jangan pakai kaya gituan,” imbuhnya.

Sementara itu, Juru Bicara Muhamad-Saras, Badrussalam mengatakan, pihaknya mengaku tidak mengetahui soal program tersebut. Ia juga mengaku tidak mengetahui orang yang mengatasnamakan tim Muhamad-Saras dalam video tersebut.

“Coba saya akan mencari info lebih lanjut,” katanya.

Namun  ia mengakui jika kegiatan penempelan stiker memang ada. Akan tetapi, hanya untuk warga yang bersedia rumahnya dipasang stiker saja. “Selebihnya tidak ada kegiatan lain,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...