Niat Baik Ingin Bantu Masyarakat Saat Corona, Seorang Guru Kini Jual Masker

Serang (03/04/2020) SatuBanten.com – Ditengah banyaknya masyarakat yang mengeluh dengan adanya Covid-19 karena penghasilan menjadi berkurang. Seorang guru TK di Kota Serang justru berbeda dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

Disaat masker dan alat pelindung diri (APD) lainnya sulit didapatkan bahkan ada saja oknum yang menaikkan harga masker, hingga melonjak tinggi. Ayu Budiati (23) justru kerapkali memberikan diskon kepada para pelanggan setianya.

“Sebenernya saya jualan masker kain udah lama dari jaman kuliah semester 6 terus karena terkendala urusan kuliah (KKN) aku mutusin stop jualan dan memilih untuk fokus kuliah,” kata perempuan yang akrab disapa Abud ini. Jum’at (03/04).

Lanjut Ayu bercerita setelah sekian lama fakum menjual masker, akhirnya beberapa bulan terakhir ini dari Februari ia memutuskan untuk melanjutkan kembali berjualan masker.

“Awal saya mulai jualan masker lagi, sama sekali gak kepikiran untuk mencegah Covid-19. Tapi Kerena di Indonesia semakin banyak yang terkena Covid-19, temen-temen jadi banyak yang nanya dan order masker,” jelasnya.

Menurutnya wabah Covid-19 ini juga memberikan dampak penurunan jumlah penjualan masker. Biasanya Ayu sering menjual 10 lusin dan dapat memesan kapan saja ke pihak konveksi, akan tetapi karena saat ini banyak pihak yang membutuhkan masker. Sehingga stok yang ada di konveksi pun harus terbagi-bagi ditambah jumlahnya pun menjadi terbatas.

“Sekarang saya kalau mau mesan harus nunggu 1 minggu dan itu juga harus berbagi sama reseller lain, paling banyak 1 orang reseller kebagian 6 lusin setiap minggu nya,” tutur Ayu.

Ia mengaku tidak berniat untuk meraup keuntungan yang besar, karena ia tidak menjadikan Covid-19 ini sebagi aji mumpung.

“Saya enggak pernah menaikan harga masker walaupun kebanjiran orderan. Bahkan konveksinya juga kebanjiran orderan jadi di bagi kebeberapa wilayah, agar sebagian masyarakat Indonesia kebagian. Dalam seminggu cuman bisa dapat 6 lusin masker. Terus kalau dihitung-hitung kotornya dapat Rp400 ribu dan bersihnya bisa nyampe Rp136 ribu,” pungkasnya.

Lebih lanjut Ayu menerangkan keinginan dengan berjualan masker dapat memudahkan masyarakat yang kesulitan mendapatkan masker.

“Terkadang saya juga memberikan potongan harga kalo yang belinya banyak, mudah-mudahan berkah aja. Saya jualnya sakitar Serang aja, keteman-teman dekat suka langsung saya antar sendiri kalau enggak ketemuan. Tapi kalau yang belinya jauh, suka dikirim,” imbuhnya.

Walaupun begitu, Ayu mengaku tetap selalu memastikan kondisi kesehatannya dalam keadaan baik dan tidak sakit. Selalu membawa hand sanitizer, pakai masker, menjaga jarak dan tidak saling berjabat tangan. Lalu ketika sampai dirumah langsung bersih-bersih. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...