New Normal dan Respon Industri Perbankan Terhadap Platform Digital

Oleh:
Muhammad Hinandika
Mahasiswa Politeknik Keuangan Negeri STAN


Selama berlangsungnya pandemi virus corona, banyak perubahan yang telah terjadi. Hal tersebut merupakan bentuk respon terkait kebijakan pemerintah di masa pandemi ini berlangsung. Tujuannya adalah untuk memutus rantai penyebaran dari virus corona. Salah satu yang mengalami perubahan adalah Industri perbankan. Beberapa perubahan dilakukan oleh industri perbankan terkait dengan prosedur kerja mereka. Diantaranya adalah adanya pengurangan jam operasional kerja, penggunaan masker dan harus menerapkan jaga jarak ketika berada di dalam bank.

Semua ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah. Akibatnya kegiatan / transaksi yang dilakukan secara langsung di bank mengalami penurunan. Pendapatan yang diperoleh pun berkurang. Namun, hal tersebut tidak membuat industri perbankan kehilangan kesempatan. Transaksi online melalui platform digital menjadi solusinya. Dari platform digital yang perbankan miliki, ada peningkatan jumlah transaksi yang terjadi.

Sebelum adanya pandemi covid-19, banyak nasabah yang masih memilih datang langsung ke bank daripada menggunakan platform digital. Begitu pandemi ini muncul, platform digital banyak menjadi pilihan. Dalam melakukan transaksi, nasabah lebih memilih untuk tidak lagi datang langsung ke bank. Mereka menggunakan platform digital dari bank bersangkutan dan melakukan berbagai transaksi yang diinginkan.

Hal ini membuat pendapatan industri perbankan dari platform digital mengalami peningkatan. Melihat hal itu, industri perbankan mulai memikirkan untuk melakukan pengembangan terhadap platform digital yang mereka miliki. Baru-baru ini Pemerintah Indonesia membuat kebijakan ‘’The New Normal’’ atau kenormalan baru. Kebijakan ini diharapkan dapat membuat kehidupan berjalan dengan normal kembali. Pastinya harus mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Lalu dengan adanya kebijakan kenormalan baru ini, apa respon dari industri perbankan?

Dengan adanya kenormalan baru ini, industri perbankan harus mulai melakukan beberapa perubahan. Salah satu yang mungkin dilakukan adalah pengembangan terkait sistem digitalisasi yang telah mereka miliki, yaitu platform digital. Inovasi menjadi hal sangat penting dalam pengembangan platform digital ini. Selama pandemi covid-19, penggunaan platform digital meningkat secara drastis. Pengembangan tersebut bisa dilakukan dengan menambahkan fitur pada sistem digitalisasi perbankan. Tujuannya agar lebih praktis dan memudahkan nasabah dalam melakukan proses transaksi yang diinginkan.

Salah satu fitur yang dapat ditambahkan dalam platform digital perbankan adalah pembukaan rekening secara online. Calon nasabah tidak perlu datang langsung ke bank. Cukup dengan mengakses platform digital atau web yang disediakan bank. Proses pembukaan rekening nantinya akan dipandu langsung oleh pihak bank.

Pengembangan lain yang mungkin bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan jumlah limit transfer yang bisa dilakukan melalui platform digital. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi nasabah yang melakukan kegiatan usaha. Yang sering kali melakukan transaksi dengan jumlah yang sangat besar. Jadi mereka tidak perlu repot-repot lagi pergi ke bank, karena sudah dapat dilakukan melalui platform digital.

Sistem digitalisasi perbankan harus bisa digunakan oleh semua kalangan dan bisa dimanfaatkan secara merata. Fokus berikutnya yang juga harus diperhatikan adalah sektor-sektor yang masih belum tersentuh sistem digitalisasi. Salah satunya adalah pasar tradisional. Karena pasar tradisional adalah salah satu tempat yang paling sering didatangi oleh hampir semua kalangan setiap harinya. Keberadaannya sangat penting dan memiliki peran yang besar ditengah masyarakat. Belum ada industri perbankan yang mengintegrasikan sistem digitalisasi mereka di dalam pasar tradisional.

Kedepan, platform digital perbankan akan berkembang dengan sangat pesat. Hampir di semua sektor sudah mulai melakukan pembaruan terhadap platform digital yang mereka miliki. Hal tersebut dilakukan salah satunya sebagai upaya adaptasi terkait kenormalan baru. Perkembangan platform digital perbankan harus diimbangi dengan perkembangan sistem keamanannya. Apalagi nantinya platform digital perbankan dapat digunakan untuk transaksi dalam jumlah yang besar.

Bukan tidak mungkin platform digital dari perbankan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang kurang bertanggungjawab. Pencegahan harus segera dilakukan oleh industri perbankan. Sistem keamanan platform digital harus dibuat menjadi lebih kuat lagi. Sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Dengan perkembangan sistem digitalisasi ini, terdapat sisi negatif yang mungkin bisa terjadi. Salah satunya yaitu akan mengurangi aktivitas sosial atau interaksi langsung antara pegawai bank dengan nasabah.

Nantinya juga akan membuat industri perbankan bisa saja menutup beberapa kantor cabang dari perbankan yang memiliki lokasi berdekatan. Ini dilakukan karena adanya sistem digitalisasi melalui platform digital yang bisa digunakan untuk semua jenis transaksi seperti halnya ketika nasabah datang langsung ke bank. Hal ini akan menjadi penyebab hilangnya pekerjaan dari pegawai bank yang bank nya ditutup. Sehingga tingkat pengangguran akan mengalami peningkatan. Mungkin kedepan kebutuhan terhadap teller bank / customer service akan berkurang.

Untuk melakukan pengembangan pada sistem digitalisasi perbankan, biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Namun, jika dilihat dari sisi benefit yang akan diperoleh industri perbankan tentunya akan sebanding bahkan melebihi biaya yang dikeluarkan. Bisa dibilang ini merupakan suatu proyek investasi yang menjanjikan bagi industri perbankan. Dan salah satu sumber dana yang dapat digunakan dalam pembiayaan pengembangan sistem digitalisasi berasal dari dana yang diperoleh ketika bank menutup bank cabang milik tadi. Dengan perkembangan platform digital yang akan terjadi, dibutuhkan pegawai yang dapat berkembang dan beradaptasi dalam perkembangan sistem digitalisasi nantinya.

Kebijakan yang dapat dilakukan oleh industri perbankan adalah pengembangan terhadap sumber daya manusia (SDM) yaitu para pegawai bank. Pengembangan terhadap SDM ini bisa dilakukan dengan cara pemberian informasi, penyuluhan, pelatihan atau training kepada para pegawai mengenai perkembangan sistem digitalisasi perbankan secara keseluruhan. Hal ini dilakukan agar industri perbankan mendapatkan pegawai yang mampu berkembang dan beradaptasi dengan sistem digitalisasi perbankan yang akan terjadi. (***)

You might also like
Comments
Loading...