Nenek Fatimah Kembali Digugat Oleh Anak Mantunya

Tangerang (3/12/2014), SatuBanten – Kisah perseteruan antara nenek tua Fatimah (90), yang tinggal di Jalan KH Hasyim Ashari, RT 02/01, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, harus kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) setempat.

Hal ini dikarenakan, Nurhakim, anak menantunya kembali melayangkan gugatan atas dalil perbuatan melawan hukum terhadap dirinya.

Kuasa Hukum Nurhakim, M Singarimbun mengatakan pihaknya melayangkan gugatan atas dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan Hj Fatimah karena merasa lahan seluas 397 meter persegi tersebut masih atas nama Nurhakim, namun sudah ditempati dan dibangun oleh Hj Fatimah.

“Ya, gugatan yang kami layangkan adalah perbuatan melawan hukum. Karena tergugat membangun di lahan yang sertifikatnya atas nama Nurhakim dan tergugat membuat SPPT lahan tersebut,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Amas, (40), anak dari tergugat membenarkan bahwa Nenek Fatimah kembali digugat oleh menantu dan surat panggilan atas gugatan itu pun telah diterima sejak 21 November 2014 lalu.

“Kami sekeluarga kaget lagi. Kita dibikin pusing lagi dan kami semua sudah lelah, kita fikir ini semua sudah selesai dan kembali normal,” ucap Amas.

Seperti diketahui, Hj Fatimah digugat perdata oleh menantunya dengan nilai yang hampir mencapai Rp1 miliar. Namun pada 30 Oktober lalu, majelis hakim PN Tangerang menyatakan Hj Fatimah tidak bersalah dan bebas dari segala tuntutan perdata yang dilayangkan oleh menantu, Nurhakim. (Romi/B03)

You might also like
Comments
Loading...