Muhammad Mursi Meninggal Saat Jalani Pengadilan

Mesir (18/06/2019), Satubanten.com – Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi diakabrkan meninggal saat menjalani persidangan di Kairo, Senin (17/06). Dalam sidang tersebut, Mursi diketahu sempat berbicara secara berapi-api beberapa menit setelah akhirnya pingsan. Mursi lalu dilarikan ke rumah sakit di Kairo sebelumakhirnya meninggal.

“Dia berbicara di depan hakim selama 20 menit dan sangat bersemangat kemudian pingsan. Dia segera dilarikan ke rumah sakit tempat dia kemudian meninggal,” kata sumber pengadilan.

Laporan sementara menyebutkan bahwa tidak ditemukan bekas luka bari di tubuh Mursi. Dugaan sementara Mursi meninggal akibat kondisi penyakit yang dideritanya. Muhammad Mursi memang diketahui mempunyai masalah kesehatan diantaranya diabetes dan penyakit hati dan ginjal. Kondisi sakit ini dialaminya selama di penjara dan diperparah dengan kondisi yang kurang baik selama d penjara tersebut.

Human Right Watch menyebut peristiwa kematian Mursi ini sebagai kondisi “kematian yang mengerikan” namun sepenuhnya “bisa diprediksi”. Pasalnya tahun lalu tiga anggota parlemen Inggris, di bawah Panel Peninjauan Penahanan Independen, memperingatkan bahwa kurangnya perawatan medis dapat mengakibatkan “kematian dini” Morsi.

Ketua panel tersebut yakni Crispin Blunt mengatakan bahwa kesimpulan tersebut sangat jelas. Jika hall itu terjadi, Blunt memngatakan bahwa seluruh jajaran pengawasan hingga presiden bertanggung kjawab atas kondisi tersebut.

“Kesimpulan kami sangat jelas, bahwa penolakan perawatan ini bisa menjadi sebab kematiannya. (Jika terjadi) Seluruh rantai komando dari mulai pengawas hingga presiden menjadi pihak yang harus bertanggung jawab atas kematian ini,” tuturnya.

Jamal Elshayyal dari Al Jazeera mengatakan bahwa penahanan Mursi di sel isolasi selama 23 jam sehari bisa dikategorikan sebagai penyiksaan menurut pedoman PBB. Dia juga mengatakan bahwa pengadilan Mursi bahkan tidak disiarkan secara langsung melainkan ia ditempatkan dalam ruang kaca kedap udara.

“Dia tidak diizinkan menemui pengacaranya satu per satu dan dia tidak diizinkan mengunjungi keluarga. Keluarganya berulang kali mengeluh bahwa selain dari sel isolasi dia juga tidak diberi perawatan medis yang seharusnya,” imbuhnya.

Karena fakta-fakta tersebut, Elshayyal mengatakan bahwa keterangan apapun yang nantinya dikeluarkan oleh pemerintah seharusnya dipertimbangkan secara matang. Jangan sampai keluar dari fakta – fakta tersebut. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...