Mohsen Fakhrizadeh, Ahli Nuklir Iran Tewas Dibunuh

Teheran, Satubanten.com –Kepala Program Nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh, tewas dibunuh dengan dihujani peluru dan bom di dekat ibu kota Teheran, Jumat (27/11/2020).

Sejumlah pejabat tinggi Iran yakin bahwa Israel berada di balik pembunuhan Mohsen, namun hingga saat ini Pemerintah Israel menolak berkomentar atas kejadian tersebut.

Pembunuhan tersebut terjadi di desa Absard di sebelah timur ibu kota Iran, tempat para elite Iran beristirahat. Ledakan awal berasal sebuah truk tua bermuatan bahan peledak yang disembunyikan di sekitar tumpukan kayu.

Saat sedan yang membawa Mohsen lewat, truk tersebut diledakkan. Mobil tersebut lalu berhenti. Setidaknya, lima pria bersenjata muncul dan memberondong mobil yang ditumpangi Mohsen. Sempat terjadi baku tembak antara pelaku dan pengawal Mohsen pada kejadian itu.

Kelompok bersenjata tersebut membuat Mohsen luka parah sebelum melarikan diri. Tiga pengawalnya mati di tempat. Mohsen dievakuasi dengan helikopter untuk dibawa ke rumah sakit. Nahas, dokter dan petugas paramedis gagal menyelamatkannya.

“Pada Jumat sore, elemen teroris bersenjata menyerang mobil yang membawa Mohsen Fakhrizadeh, Kepala Organisasi Riset dan Inovasi Departemen Pertahanan. Saat bentrokan antara pengawal dan teroris, Mohsen Fakhrizadeh cedera serius dan dibawa ke rumah sakit,” kata Departemen Pertahanan Iran.

Kematian tersebut mendapat respons keras dari pejabat Iran. Panglima militer Iran, Mayor Jenderal Mohammad Bagheri berjanji akan memburu pelaku.

“Kami yakinkan bahwa kami tidak akan berhenti sampai kami berhasil mengejar dan menghukum mereka yang terlibat,” katanya. (SBS)

You might also like
Comments
Loading...