Mobil Dibobol Saat Belanja, Modus Pecah Kaca Merajalela

Cilegon (26/06/2019), Satubanten.com – Pencurian dengan modus pembobolan kaca mobil kembali terjadi di Kota Cilegon, Rabu (27/06). Kali ini korban atas nama Dwi Nurcahyo harus bernasib naas setelah mobilnya dibobol saat berbelanja.

Dwi Nurcahyo adalah salah warga Cigading yang merupakan karyawan PT. PAL. Saat kejadian, korban sedang berbelanja di sebuah minimarket di Semangraya, Kecamatan Citangkil. Kejadian ini diceritakan langsung oleh  Zulfikar, kawan korban sekaligus saksi mata kejadian tersebut.

“Beliau sedang membeli roti di minimarket itu. Saat keluar dan akan masuk ke mobil,beliau kaget karena posisi kaca mobil belakang sudah pecah dan notebook berisi dokumen  penting raib dicuri maling,” kata Zulfikar.

Kejadian pembobolan mobil Terios Hitam dengan nopol A 1038 TS tersebut diperkirakan terjadi pukul 17.11. Hingga saat ini belum ada laporan dan keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian setempat.

Sebelumnya, modus pencurian yang sama juga terjadi di  Link. Lebak Kelapa, Kelurahan Lebak Denok Citangkil dan di parkiran restaurant Sari Kuring Indah (SKI). Atas kejadin tersebut, uang dan dokumen berharga mlik korban raib digasak pencuri. Total tiga kasus ini adalah kejadian yang terpublikasi. Sebetulmya masih ada lagi kroban dengan modus yang sama namun tidak terekpose.

BACA JUGA : Dalam Sepekan Terjadi 2 Kasus Pembobolan Mobil di Cilegon

Kasus pembobolan lain juga terjadi daerah Ciwandan. Adityo menceritakan bahwa pencurian dengan modus pecah kaca yang menimpa kawannya tersebut terjadi sesaat setelah kawannya menolong korban kecelakaan sepeda motor.

“Per sore ini ada rekan kerja di daerah Ciwandan, ada yang menolong rekan yang kecelakaan motor. Malah mobilnya dipecah kaca, kejadiannya dekat maghrib tadi,” katanya.

Sementara itu, di Merak pembobolan kaca mobil juga terjadi. Kali ini pencurian dengan modus pecah kaca dialami oleh Imam Safei. Kejadiannya bahkan berdekatan waktunya dengan kejadian pembobolan mobil di SKI.

“Waktu itu kejadiannya berbarengan dengan mobil Fortuner putih milik warga Suralaya. Hanya saja saya sekitar jam 7 malam di kawasan Merak, samping hotel Merpati,” kata Imam.

Ia mengatakan bahwa pelaku tidak berhasil ditangkap. Menurut keterangan warga sekitar, pelaku berjumlah 2 orang dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat. Ini hampir sama ciri-ciri pelakunya dengan pelaku yang melakukan pembobolan di klinik Endang, Link. Lebak Kelapa, Kelurahan Lebak Denok Citangkil. Atas asumsi inilah banyak warga yang beranggapan bahwa pelaku adalah komplotan yang sama.

“Jangan – jangan pelakunya satu tim. Motif sama pecah kaca dan mereka bisa melakukan dimana saja di tempat terbuka,” kata Hawilah. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...