Meski di Recall Dari Konsumen, Mobil Pikap Gran Max Lebih Laku Dibanding Terios

Jakarta, (15/11/2019)- Satubanten.com-  Penjualan mobil di 2019 mengalami penurunan, sejumlah agen pemegang merek berupaya agar total penjualan mobil di tahun ini bisa menembus angka satu juta unit. Namun jika melihat data per bulan hampir semua merek menurun.

Seperti halnya Daihatsu, penjualan dari diler ke konsumen atau retail di Oktober 2019 hanya mencatat angka 15.578 unit. Sementara jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dalam periode yang sama Daihatsu masih mampu menjual 16.265 unit.

Penurunan retail juga diiringi dengan anjloknya distribusi unit dari pabrik ke diler. Di bulan 10 tahun ini penjualan wholesales mobil Daihatsu hanya menorehkan angka 17.530 unit, artinya menurun ketimbang tahun lalu yang masih terjual 21.026 unit.

Meski begitu, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai agen pemegang mereknya masih menganggap tren penjualannya positif di tahun ini. Ya, karena setiap bulan di tahun ini penjualan mobil berlogo D tersebut mengalami peningkatan di semua model.

“Kami bersyukur penjualan Daihatsu menunjukkan tren positif, dengan kenaikan hampir di seluruh model Daihatsu. Hal ini didukung oleh program-program penjualan yang Daihatsu lakukan,” ungkap Marketing Direktur PT ADM, Amelia Tjandra dalam keterangan resminya, Jumat 15 November 2019.

Contohnya di September penjualan retail Daihatsu hanya 13.112 unit, sedangkan di Oktober meningkat 18,8 persen menjadi 15.578 unit. Dari angka tersebut, model-model yang menyumbang penjualan terbanyak ternyata bukan Xenia, Terios atau Ayla.

Tapi mobil pikap, yakni Daihatsu Gran Max. Meski mobil pengangkut barang tersebut di recall dari konsumen karena bermasalah pada beberapa komponen mesin, namun sepanjang Oktober tahun ini penjualannya mencapai 3.336 unit, meningkat 118 unit dari bulan sebelumnya.

Dengan begitu, Gran Max pikap menduduki peringkat kedua terlaris setelah Sigra yang mengisi pasar Low Cost Green Car (LCGC) tujuh penumpang. (Sbs/011)

You might also like
Comments
Loading...