Meraup Untung Dari Jual Bendera

Serang, (01/08/2018) Satubanten.com – Setiap tahun di tanggal 17 Agustus masyarakat Indonesia selalu merayakan hari kemerdekaan dengan memasang umbul-umbul atau bendera merah putih, baik di depan rumah ataupun di kendaraannya.

Meski hari kemerdekaan masih beberapa minggu lagi, namun para pedagang bendera sudah mulai menjamur di sepanjang jalan protokol Kota Serang. Seperti yang ada di jalan veteran, jalan Ahmad Yani, sampai jalan Jenderal Sudirman dan stadion Maulana Yusuf, banyak pedagang yang menjajakan dagangannya.

Salah satunya Acil, seorang pedagang bendera ceplok (bendera kecil untuk dikaca mobil) dan atribut berbau HUT RI. “Ini ceplok bendera kecil yang nempel dikaca mobil, sama stiker bendera, dan atribut lainnya. Gantungan kunci, gantungan di mobil juga ada,” katanya.

Acil tidak sendiri, ada dua orang temannya juga yang ikut berjualan atribut hari kemerdekaan. Dia dan teman-temannya membuat sendiri atribut tersebut dirumahnya. “Bikin sendiri ini mah, modalnya kecil hasilnya lumayan,” ujarnya.

Dia mulai berjualan pukul 07.00 hingga sore hari, dan harganya mulai dari Rp 3.000 sampai Rp 20.000 untuk gantungan mobil besar.

Sementara Cepi, pedagang bendera di pinggiran jalan Stadion Maulana Yusuf mengatakan, jika dirinya tidak hanya menjual bendera saja. Tetapi juga menjual umbul-umbul, benir, ketupat merah putih dan gantungan berlambang garuda dengan bendera merah putih sebagai hiasannya.

Harganya pun bervariasi, tergantung dari model dan ukurannya. “Semua beda-beda harganya, soalnya model sama ukurannya juga beda,” ucap Cepi.

Dia mengatakan, kalau dirinya sudah menjual atribut tersebut sejak tahun 2011 dan hanya berjualan bendera ketika mendekati hari kemerdekaan saja. Jika dihari biasa Cepi biasa menjual pakaian anak-anak dan dewasa dengan membuka lapak dipinggiran jalan menggunakan mobilnya.

“Kalau jual bendera setiap mendekati hari kemerdekaan aja. Tapi kalau hari-hari biasa saya jual baju anak-anak sama dewasa,” katanya.

Dia menjelaskan, harga bendera mulai dari Rp. 35.000 sampai Rp. 80.000, untuk harga umbul-umbul mulai dari Rp. 25.000 sampai Rp 40.000. Sedangkan untuk harga ceplok (bendera kecil untuk ditempel di kaca mobil) Rp 5.000 tergantung dari ukuran dan modelnya.

Menurutnya, berjualan disaat seperti ini sangatlah menguntungkan dan pendapatan menjadi berlipat. “Jualan kayak gini nih seneng bener, lakunya cepet, kalaupun ada yang gak laku masih bisa disimpen. Ini kan termasuk kebutuhan juga, jadi pasti laku,” jelasnya. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...