Menumbuhkan Kreativitas Dan Produktivitas Anak Santri Panti Asuhan Dengan Cara Mendaur Ulang Sampah Plastik Menjadi Media Tanam Yang Bernilai Jual Dimasa Pandemi

 

 

Oleh : Ivan Alim Maulana dan Juni Rangga Abdillah / Mahasiswa Sarjana Akuntansi Universitas Pamulang

 

Satubanten.com- Sejak awal tahun 2020 Pandemi Covid-19 sangat merugikan seluruh dunia termasuk Indonesia hampir 2 tahun ini Covid-19 sudah memakan banyak korban dan menyebabkan semua orang cemas baik secara fisik, mental, maupun materi.

Dengan berlakunya masa PPKM (Pamberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang sudah sedikit longgar namun tetap harus mematuhi protocol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu 5M (Memakai masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Membatasi keluar rumah) guna untuk mencegah penularan virus Corona.

Akan tetapi masyarakat kehilangan produktivitas dan kreativitasnya. Maka dari itu disinilah peran penting kami untuk membangkitkan kembali kedua hal tersebut di masa pandemi ini.

Melalui kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PmKM), kami mahasiswa/i Prodi Akuntansi S1 Program Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang yaitu Ivan Alim Maulana sebagai ketua kelompok dan 3 anggota yang terdiri Juni Rangga Abdillah, Muhammad Hadi Ihdini, dan Nursyah Fitri Hariani Parinduri bersama dengan dosen pendamping kami yaitu Bapak Haryono, S.H.,M.M.,M.H. tergerak untuk melakukan kegiatan sosialisasi tentang “Menumbuhkan kreativitas dan produktivitas anak santri panti asuhan dengan cara mendaur ulang sampah plastik menjadi media tanam yang bernilai jual dimasa adaptasi pandemi” dengan sasaran anak-anak Panti Asuhan sebanyak 33 orang yang berumur kisaran 12 – 14 tahun.

Kegiatan PmKM ini dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2021 Pukul 08.30 WIB yang dilaksanakan secara langsung atau tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan di Yayasan Panti Asuhan & Dhuafa Al – Kamilah yang beralamat di Jl. Serua Raya No.3, Serua, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16517.

Kami selaku mahasiswa/i Universitas Pamulang bertujuan memberikan pengetahuan tentang pentingnya kreativitas disaat masa pandemic maupun sesudah pandemic. Maka dari itu kami membantu membangkitkan kembali kreativitas serta produktivitas anak santri Yayasan Al-Kamilah ini dengan cara mengajarkan cara membuat media tanam dengan memanfaatkan plastik bekas, Adapun kami memilih plastik bekas untuk dijadikan media tanam karena plastik jika dibiarkan saja plastik-plastik ini tidak menjadi apa-apa dan juga sangat lama teruarainya, maka kami memanfaatkan plastik ini menjadi sebuah media tanam yaitu Polybag. Bahan yang digunakan cukup mudah yaitu kantong plastik saja, dan jika ingin membuat media tanam yang digantung di dinding bisa menggunakan bahan yaitu plastik botol bekas

Bukan hanya saja materi yang kita sampaikan, namun kita memberikan praktik secara langsung untuk pembuatan polybag secara bersama-sama dengan anak panti yang nantinya bisa digunakan dikehidupan sehari-hari.

Dimana nantinya hasil dari pembuatan polybag bisa digunakan untuk media tanam atau bisa dijual kembali. Maka dari itu kami tidak hanya ingin membangkitkan kembali produktivitas dan kreativitas anak santri tapi kami juga memberikan arahan kepada mereka bahwa karya hasil dari tangan mereka bisa menjadi barang yang bernilai jual sehingga bisa mempunyai penghasilan sendiri dari barang yang kita buat.

Di akhir kegiatan diselingi dengan Doorprize untuk membuat semangat dan kreativitas anak anak panti dengan cara memberikan pertanyaan kepada anak anak panti Dan di akhir kegiatan kami memberikan bingkisan agar membuat anak anak panti senang mengikuti acara yang di adakan.

Kami berharap dengan diadakannya kegiatan PmKM ini kedepannya anak- anak santri muda bisa bangkit lagi dan mengembangkan lebih jauh kreativitasnya sesuai apa yang di inginkannya. Dan semoga ilmu yang kami berikan bisa bermanfaat bagi anak-anak santri Yayasan Al-Kamilah ini dan juga berguna bagi kehidupan sekarang maupun yang akan dating. (Sbs11)

You might also like
Comments
Loading...