Menjelang Idul Fitri, Tarif Angkutan Umum di Lebak Naik 25%

Lebak, (06/06/2018) -Satu Banten News – Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, resmi menaikan tarif angkutan umum sebesar 25% menjelang hari raya idul Fitri.
Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Sumardi.

“Terkait dengan kenaikan angkutan umum kita sepakat sudah musyawarah dengan berbagai stakeholder yang terkait, rata-rata kenaikan kurang lebih sekitar 25% untuk angkutan umum harian” tuturnya ketika ditemui wartawan setelah acara apel operasi kalimaya 2018 di Alun-alun Lebak. Rabu (06/06/18).

Sumardi juga mengatakan, hasil musyawarah tersebut juga telah disetujui oleh PJS Bupati Lebak H. Ino S Rawita dan sudah ditandatangani dalam surat edaran dan sudah mulai disebar.

“Alhamdulillah karena kemarin pak PJS Bupati sudah menandatangani hasil musyawarah tersebut, dituangkan dalam surat edaran dan mulai hari ini sudah disebarkan” ujarnya.

Sumardi menjelaskan adapun kenaikan tarif tersebut, ada pembulatan, karena jika memakai presentasi persen penumpang akan merasa kesulitan. Dicontohkan angkutan dari Mandala menuju Cikotok, yang biasa Rp 50ribu naik jadi Rp 75ribu.

“Jadi disini ada penggenapan atau pembulatan. Contoh yang ADP yang jauh atau angkutan pedesaan biasanya dari Mandala ke Cikotok 50rb diangkutan lebaran ini jadi 75rb” pungkasnya.

Dia menambahkan jika ada penyimpangan atau pihak supir dan kondektur meminta ongkos berlebihan atau jauh lebih mahal dari hasil musyawarah akan diberikan sangsi tegas,

“Jadi upayanya jika ada penyimpangan, kami sudah menyediakan nomor aduan, dan sangsinya dari mulai teguran tertulis hingga pencabutan ijin trayek” tegasnya. (SBS013)

You might also like
Comments
Loading...