Menanti Senjata PERANK Perangi Narkoba

 

Cilegon, 10 September 2018

Dalam upaya menaggulangi penyalahgunaan nrkoba, PERANK lebih mengedepankan upaya preventif melalui penyuluhan dan penerbitan buku saku anti narkoba.

Satubanten.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon kini mempunyai rekan kerja dalam upaya pemberantasan narkoba di Kota Cilegon. Adalah Perkumpulan Anti Narkotika (PERANK) DPD Kota Cilegon yang resmi dilantik pada hari Kamis (6/9) dan siap menjadi rekan BNN dalam memerangi narkoba. PERANK adalah perkumpulan beberapa orang atau remaja dari berbagai latar belakang yang mempunyai komitmen yang sama dalam memberantas narkoba.

Dalam sesi pelantikan tersebut, plt. Walikota cilegon yang turut hadir menyampaikan agar Perkumpulan Anti Narkotika yang baru dilantik tersebut dirangkul. Dirinya juga mengatakan, bahwa urusan mengatasi masalah narkoba memang tidak bisa ditangani sendiri saja. Maraknya peredaran dan penggunaan narkoba di masyarakat membuat sulitnya pengawasan yang intensif.

“Komunitas seperti ini, diharapkan bisa dibantu. Nanti kepada pak Asep dari BNN, ini nanti bisa digandeng, Pak untuk dapat ikut serta dalam menangani masalah narkoba di Kota Cilegon. Pokoknya bersama – sama kita wujudkan Kota Cilegon bebas narkoba,” ucapnya.

Dalam upayanya membasmi peredaran dan penggunaan narkoba beberapa upaya yang akan ditempuh PERANK antara lain melakukan penyuluhan baik ke sekolah maupun ke pesantren. Bung Dayat selaku ketua umum terpilih DPD PERANK Indonesia Kota Cilegon membeberkan bahwa upaya yang akan dilakukan PERANK lebih bersifat preventif karena penindakan kasus – kasus narkoba sudah menjadi kewenangan kepolisian.

Selain upaya preventif melalui penyuluhan, Bung Dayat juga mengatakan bahwa kelak dirinya memimpikan PERANK mempunyai buku saku anti narkoba. Isinya tentang bahayanya penggunaan narkoba. Konten isi buku tersebut memang belum ada bocoran spesifik, namun Bung dayat dalam sambutannya tersebut mengatakan bahwa sampulnya akan mirip seperti tampilan bungkus rokok.

“Saya bermimpi, nanti mudah – mudahan PERANK akan bikin buku saku anti narkooba. Nah buku saku narkoba ini nanti disampulnya kita pajang gambar seperti yang ada di bungkus – bungkus rokok. Jadi nanti di sampul itu kita pajang foto korban narkoba, sehingga orang kalo lihat udah merinding dan tahu betapa bahayanya penggunaan narkoba itu,” lanjutnya.

Hingga saat ini perang melawan narkoba memang terus berlanjut mengingat penyebaran kasus narkoba juga semakin hari semakin meluas. Beberapa upaya pencegahan melalui penerbitan buku juga pernah dilakukan dalam berbagai format, dicetak baik oleh pihak berwenang maupun umum. Beberapa buku bahkan terbit dalam bentuk softfile sehingga dapat diunduh secara gratis. Beberapa tidak menggunakan format buku, namun menggunakan format meme sehingga lebih ringan dan mudah dicerna.

Ditulis oleh : Imam B. Carito

Diedit oleh : SBS032

*Baca tulisan lain Imam B. Carito atau tulisan lain tentang PERANK atau tentang NARKOBA.

You might also like
Comments
Loading...