Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen Memenuhi Panggilan Penyidik Bareskrim Terkait Tuduhan Makar

Jakarta, (13/05/2019)- Satubanten.com-  Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjend TNI (Purn) Kivlan Zen memenuhi panggilan penyidik terkait tuduhan makar yang dilakukannya.

Kivlan datang ke Bareskrim dengan didampingi pengacaranya.  Senin, (13/5/2019),  Kivlan tiba pukul 10.15 WIB. Kivlan tampak mengenakan baju batik cokelat dan celana hitam.

Saat datang ke Bareskrim Polri, Kivlan mengaku tak memiliki persiapan apa-apa lantaran sudah sangat siap dengan tuduhan yang ditimpakan padanya.

“Tidak ada persiapan apa-apa, karena saya sudah siap menghadapi tuduhan makar, saya siap menghadapinya,” ungkap Kivlan, di gedung Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sebelumnya diberitakan, Kivlan dilaporkan ke polisi atas dugaan penyebaran hoax dan dugaan makar oleh Jalaludin. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim.

Menurut Kivlan Kepada awak media, ia menjelaskan tak memiliki niat untuk mendirikan negara sendiri.

“Tidak benar makar. Saya tidak punya senjata, saya tidak punya pengikut, pasukan. Saya tidak punya niat untuk mendirikan negara sendiri, pemerintahan sendiri, nasional yang baru pengganti Jokowi, tidak ada. Tidak ada ucapan saya dan tidak ada ini pemerintahan saya, ini pasukan saya, tidak ada,” ucapnya.

Kivlan hanya menyebut dirinya membicarakan perihal kemerdekaan dan kebebasan berpendapat di depan umum. Bahkan dirinya bukan inisiator dari aksi yang dituduhkan padanya. (sbs/011)

You might also like
Comments
Loading...