Masyarakat Serang Keluhkan Relokasi PKL di Area Stadion Maulana Yusuf

Serang (10/10/2019) SatuBanten. News – Masyarakat keluhkan pedagang kaki lima yang di relokasi ke wilayah Pandean guna mensterilkan area olahraga tersebut. Pemerintah Kota Serang, dalam beberapa kesempatan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan relokasi bagi para pedagang kaki lima di wilayah Stadion Maulana Yusuf ke wilayah Pandean guna untuk mensterilkan sarana olahraga tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Agus salah satu mahasiswa yang tinggal tidak jauh dari Stadion Maulana Yusuf. “Sekarang udah susah kalo cari makanan atau jajanan ringan di sekitaran sini, biasanya banyak yang berjualan. Kasian juga mereka kalo harus di relokasi karena disini lokasi yang strategis.” Ungkapnya saat ditemui langsung, Rabu (10/10).

Agus pun berharap kepada pemerintah kota serang terutama stake holder terkait untuk segera memberikan solusi dengan dibuatnya lahan khusus untuk berjualan di lokasi – lokasi strategis agar permasalahan ini menemui titik terang.

Di tempat yang berbeda Tina (Nama disamarkan) salah seorang pedagang kaki lima bependapat bahwa dengan adanya relokasi tersebut, pendapatan per hari nya berkurang karena lokasi pemindahan yang tidak strategis.

“Tentu pas di pindah ke pandean, pendapatan jadi kurang. Disana sepi pembeli, beda kalo jualan di area Stadion sehari bisa untung bersih 200-300 ribu per hari.” Ujarnya.

Walaupun pemerintah Kota Serang sudah menyediakan tempat bagi Pedagang Kaki Lima yang ingin berjulan di daerah Pandean, namun hal tersebut di rasa kurang pas melihat kondisi lingkungan Pandean yang tidak strategis. (YIK/SBS34)

You might also like
Comments
Loading...