Massa Aksi di Serang: Tolak RUU P-KS, Waspada RKUHP

Serang (17/09/2019) SatuBanten News – Massa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia melakukan aksi di Alun-alun Kota Serang Banten pada Selasa, (17/19). Mereka menuntut agar Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) Dibatalkan.

Pantauan di lapangan, massa memulai aksi dengan long march dari Masjid Agung Serang menuju Alun-alun Kota Serang. Dalam aksinya mereka mengaggap RUU P-KS dan RKUHP disinyalir telah disusupi oleh ideologi-ideologi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI 1945.

Terdapat pasal-pasal kritis yang berbahaya dan berdampak negatif terhadap keutuhan keluarga, masyarakat, bangsa, dan Negara.
Sementara itu santer berita akan kejar tayangnya DPR RI dalam upaya mengesahkannya di penghujung masa jabatan DPR RI Periode 2015-2019 ini.

Aldi Agus Setiawan, sebagai Ketua II PD KAMMI Serang mengatakan KAMMI menolak keras RUU P-KS karena dinilai akan keluasa bagi orang-orang dalam melakukan prostitusi, dan sek bebas.

“Tatanan hukum di negara kita semakin pelik, ada kejanggalan di dalam rancangan RUU. Diselipkan orang-orang yang menganut paham liberalisme, karena hal ini akan melecehkan secara institusi Negara dan Islam. Melegalkan adanya prostitusi, dan juga tidak sejalan dengan pancasila Ketuhanan yang Maha Esa.” ujarnya

Aksi yang dijaga aparat kepolisian ini berlangsung lancar dan tertib sehingga tidak ada bentrok, tidak membuat macet dan kerusuhan. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...