Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar Akui Manajemen Rugi Besar Dengan Penjualan Tiket Online

Bandung, (17/07/2019)- Satubanten.com-  Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, mengakui manajemen PT Persib Bandung Bermartabat mengalami kerugian besar dengan terus menyusutnya Bobotoh yang menyaksikan langsung duel kandang Persib di Stadion si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung.

Menurut pemantaunnya, pada laga Persib menjamu Kalteng Putra di Stadion SJH, Selasa (16/7/2019), Bobotoh yang datang tidak lebih dari 10 ribu orang. Biasanya menurutnya, sekalipun Persib terpuruk, setidaknya sekitar 12 hingga 15 ribu penonton tetap hadir di stadion. “Sebenernya ini rugi besar ya, biasanya kayak sekarang itu 12-15 ribu ada, karena mereka tetep penasaran, itu hebatnya Bobotoh. Persib terpuruk tetap penasaran dengan Persibnya. Tapi dengan keadaan gini (tiket 100% online) kan jadi males. Ini bukan masalah mereka orang pinter atau orang bodoh, tidak. Orang pinter juga belum tentu bisa dapet tiket. Bukan bilang ini mah bodo aja, bukan,” tegas Umuh.

Umuh pun sempat mengelilingi luar lapangan stadion SJH menggunakan motor sebelum laga Persib kontra Kalteng Putra digelar. Dia kaget karena sekalipun tiket 100 persen sudah dijual online, tapi tetap saja masih banyak calo tiket berkeliaran. “Tidak ada jaminan juga tiket semua dijual online tidak ada calo,” ujarnya.

Umuh berharap setelah lawatan Persib ke kandang PSIS Semarang, Minggu (21/7/2019) nanti, dan kembali lagi menjamu Bali United, Jumat (26/7/2019) mendatang, penjualan tiket tidak lagi 100 persen online tapi seperti musim sebelumnya. “Setelah ini kita ke Jogja (Semarang) kembali kesini lagi lawan Bali, dibuka seperti biasa lagi, gitu, insya Allah tidak banyak kebobolan. Kalau kayak gini gak bisa masuk ditahan, malah maksa masuk, kebobolan juga, lebih rugi. Kemarin penjualan tiket berapa yang bobol, kan rugi juga. Tetep saja merugikan untuk PT, saya berjuang agar PT tidak ada kerugian,” tutupnya. (Sbs/011/Sumber Berita Harian Persib)

You might also like
Comments
Loading...