Mahasiswa SPI UIN Banten Ikuti PPL di Cirebon

Cirebon (06/10/2019) SatuBanten. News – Mahasiswa SPI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melaksanakan PPL (praktek pengayaan lapangan) di Cirebon pada 3-5 Oktober 2019, dengan jumlah peserta 70 mahasiswa.

Kegiatan PPL ini dalam rangka mengulik sejarah kecirebonan karena sejarah Cirebon masih ada sangkut pautnya dengan Banten. Tema yang diangkat dalam PPL ini “Melacak Hubungan Kesultanan Cirebon dengan Kesultanan Banten Melalui Tinggalan Sejarah di Cirebon”.

Sarmain, ketua pelaksana PPL mengatakan tujuan diadakannya kegiatan ini agar tidak terlalu apatis sejarah yang ada di Cirebon maupun di Banten serta luasnya untuk Indonesia. “Karena bangsa kita tidak terlepas dari Sejarahnya, dan karena kita anak sejarah harus peka dalam sejarah yakni situs di Kecirebonan”. Ujarnya

Dalam agendanya, mahasiswa juga turut mendengarkan sejarah yang disampaikan oleh Nono, sebagai keraton kacirebonan. Dalam materinya, Nono menerangkan tentang Sultan Muhammad Khairudin (pangeran raja Kanoman) keturunan 19 yang menentang Belanda tahun 1678, dan sempat diasingkan oleh Belanda di Benteng Victoria Ambon tahun 1773 lalu dipulangkan tahun 1797.

Keraton Cirebon dibangun pada tahun 1808-1814, Ibu ratu raja rasmining (istri dari pangeran Kanoman) yang membangun prabayaksa. Cirebon itu sendiri masih memiliki akulturasi budaya, seperti contohnya Hindia, Cina, Arab Mataram, dan Majapahit. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...